Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Satreskrim Polresta Tangerang meringkus empat pelaku pungutan liar (pungli) kepada para pedagang yang mangkal di kawasan Puspemkab Tangerang. Aksi pungli itu sempat viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief N Yusuf mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu 19 November 2023. Usai videonya viral, jajarannya langsung bergerak menindaklanjuti.
"Empat orang yang kami amankan adalah S, 44, K, 28, SW, 32, dan DM, 45. Semuanya warga Tigaraksa," kata Arief Rabu 22 November 2023.
Menurut Arief, kawasan Puspemkab Tangerang memang kerap dijadikan lokasi berdagang. Kemudian, keempat orang itu mengaku memiliki ide untuk memungut uang kebersihan kepada para pedagang.
Berdasarkan pernyataan dari keempat pelaku, sebelumnya telah terjadi kesepakatan dengan ketua pedagang kaki lima di area Kantor Pos Tigaraksa, untuk memberikan partisipasi untuk kebersihan lingkungan.
Adapun pemungutan partisipasi terhadap para pedagang itu dilakukan pada Minggu, dari pukul 08.00 sampai 10.00 WIB.
"Yang dipungut bayaran pedagang dari perkantoran DPRD Kabupaten Tangerang, sampai dengan trotoar sepanjang danau dekat Gedung Serba Guna," ucap Arief.
Pengakuan dari para pelaku uang hasil pungutan digunakan untuk sumbangan orang sakit dan kematian.
"Uang partisipasi pedagang tersebut tidak dipatok, para pedagang biasanya memberikan uang partisipasi sebesar Rp1.000 sampai Rp2.000," terang Arief.
Arief mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pungutan ilegal. Dia juga mengimbau para pedagang untuk melaporkan apabila ada orang atau sekelompok orang yang meminta pungutan tidak resmi.
"Apalagi apabila dilakukan dengan ancaman atau kekerasan, langsung laporkan," tegasnya.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGRangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews