Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com- Sejumlah harga komoditas mengalami kenaikan menjelang hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Pasar Gudang Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Terpantau, cabai merah keriting saat ini mencapai Rp70.000 per kilogram dan cabai merah besar berkisar pada Rp 68.334 per kilogram. Sedangkan, cabai rawit hijau pada harga Rp 43.333 per kilogram, disusul dengan cabai rawit merah Rp 83.333 per kilogram.
"Tetapi, untuk komoditas lainnya masih stabil dan untuk stok masih aman sampai dengan Nataru," ujar Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Iskandar Nordat saat melakukan monitoring pada Selasa, 19 Desember 2023.
Lebih lanjut, selain melakukan monitoring perkembangan kenaikan harga, sejumlah bahan pangan pun dilakukan pemeriksaan dengan menggandeng Balai POM Kabupaten Tangerang.
Hasilnya, ditemukan beberapa bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya berupa formalin pada jenis makanan mie kuning. "Dari 20 sampel yang kami uji, ada 1 sampel yang tidak memenuhi syarat yaitu mie kuning yang mengandung formalin," ungkap Perwakilan Balai POM Kabupaten Tangerang, Lina Hanifah.
Pengujian tersebut menggunakan metode rapid test kit dengan parameter empat bahan berbahaya yakni Boraks, Formalin, pewarna Rhodamin B, dan Methanil Yellow.
"Kami akan sampaikan kepada penjual bahwa salah satu bahan pangan yang dijual mengandung formalin, kemudian kami juga mengimbau penjual untuk mengganti supplier dan kami tindak lanjut pada produsen," pungkasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.
Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews