Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Pasar Anyar Tangerang Mulai Ditata Ulang
Kamis, 10 September 2026 | 17:25
Perumda Pasar Kota Tangerang mulai menata kembali Pasar Anyar setelah masa hak sewa selama 20 tahun berakhir pada 31 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com- Sejumlah harga komoditas mengalami kenaikan menjelang hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Pasar Gudang Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Terpantau, cabai merah keriting saat ini mencapai Rp70.000 per kilogram dan cabai merah besar berkisar pada Rp 68.334 per kilogram. Sedangkan, cabai rawit hijau pada harga Rp 43.333 per kilogram, disusul dengan cabai rawit merah Rp 83.333 per kilogram.
"Tetapi, untuk komoditas lainnya masih stabil dan untuk stok masih aman sampai dengan Nataru," ujar Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Iskandar Nordat saat melakukan monitoring pada Selasa, 19 Desember 2023.
Lebih lanjut, selain melakukan monitoring perkembangan kenaikan harga, sejumlah bahan pangan pun dilakukan pemeriksaan dengan menggandeng Balai POM Kabupaten Tangerang.
Hasilnya, ditemukan beberapa bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya berupa formalin pada jenis makanan mie kuning. "Dari 20 sampel yang kami uji, ada 1 sampel yang tidak memenuhi syarat yaitu mie kuning yang mengandung formalin," ungkap Perwakilan Balai POM Kabupaten Tangerang, Lina Hanifah.
Pengujian tersebut menggunakan metode rapid test kit dengan parameter empat bahan berbahaya yakni Boraks, Formalin, pewarna Rhodamin B, dan Methanil Yellow.
"Kami akan sampaikan kepada penjual bahwa salah satu bahan pangan yang dijual mengandung formalin, kemudian kami juga mengimbau penjual untuk mengganti supplier dan kami tindak lanjut pada produsen," pungkasnya.
Perumda Pasar Kota Tangerang mulai menata kembali Pasar Anyar setelah masa hak sewa selama 20 tahun berakhir pada 31 Agustus 2026.
TODAY TAGTujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyoroti adanya dinamika dan pergeseran pola belanja konsumen di sektor ritel saat ini.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews