Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hampir sepekan harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak, beberapa harga bahan pokok di Pasar Tradisional Kota Tangerang seperti cabai dan bawang juga ikut naik.
Septian, seorang pedagang sembako di Pasar Malabar, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas mengatakan, beberapa harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan, tetapi belum keseluruhan.
"Hanya kenaikan harga cabai dan bawang," katanya, Jumat 9 September 2022.
Adapun harga cabai dari Rp60 ribu sekarang sudah Rp80 ribu per kilogram dan bawang merah dari Rp25 ribu sekarang sampai Rp40 ribu per kilogram.
"Untuk bawang putih masih sama seperti biasa belum naik," ujarnya.
Menurutnya, kenaikan tersebut berasal dari pusat induk. Ia mengaku belum mengetahui apakah akan ada kenaikan harga kembali.
Sementara sejauh ini belum ada penambahan dari segi pembeli, meski pemerintah telah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat untuk meningkatkan daya beli.
"Semoga saja ada jalan keluarnya untuk stabilisasi supaya normal kembali, kita sebagai pedagang pun tidak enak kalau terus-terusan menaikkan harga," pungkasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar rumah warga, tapi juga kawasan pusat perbelanjaan.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews