Connect With Us

Harga Cabai di Kota Tangerang Naik Tembus Rp100 Ribu Per Kg, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 3 November 2023 | 22:17

Harga cabai di Tangerang terus merangkak naik. (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang mengalami kenaikan cukup drastis mencapai 50 persen, Jumat, 03 November 2023.

Cabai rawit merah yang sebelumnya berada diangka Rp50 ribu per kilogram kini mengalami kenaikkan hingga Rp80 ribu, bahkan menembus Rp100 ribu per kilogram.

"Kenaikkan juga terjadi pada bawang merah dari semula harga terendah Rp25 ribu, saat ini naik diangka Rp35 ribu per kilogramnya," ungkap Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyani.

Selain itu, harga bawang putih juga diketahui mengalami kenaikkan dari Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per kilogramnya. 

Titien menuturkan, kenaikkan harga komoditi pangan secara signifikan ini terjadi pada cabai dan bawang, sementara komoditi minyak, telur dan daging masih terpantau stabil.

Penyebab kenaikkan, kata Titien, ialah faktor iklim dan mahalnya harga pupuk. Ditambah, saat ini harga beras masing tinggi lantaran harga gabah terus melambung, namun jumlah produksi beras justru berkurang.

Untuk itu, Titien mengimbau agar warga tidak melakukan panic buying dan memantau terlebih dahulu harga-harga pangan termurah sebelum memutuskan berbelanja.

Dikatakan Titien, saat ini pihaknya tengah berupaya melakukan sejumlah langkah penanganan seperti monitoring, mencatat, dan menginformasikan perkembangan harga pangan per harinya.

"Diharapkan kenaikan harga bahan pangan akan melandai beberapa waktu ke depan, dengan mulai masuknya musim penghujan," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:00

Aktivis sekaligus konten kreator muda, Virdian Aurellio menyoroti berbagai persoalan yang melanda Provinsi Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill