KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony mendatangi rumah duka petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis, 15 Februari 2024.
Ia datang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang untuk mengungkapkan rasa bela sungkawa, atas meninggalnya petugas bernama Satriawan, 44, saat melakukan perhitungan suara Pemilu 2024.
"Di sini kami sampaikan bela sungkawa atas kejadian tersebut dan memberikan santunan kepada keluarga Almarhum," katanya.
Andy juga berharap pihak keluarga Almarhum untuk sabar dan ikhlas atas peristiwa yang terjadi.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan," ujarnya.
Seperti diketahui, Satriawan, 44, sempat ngeluh kalau leher sebelah kirinya sakit dan pegal-pegal. Ia pun sempat dipijat oleh rekannya.
Namun ia tiba-tiba pingsan saat proses perhitungan suara sedang berlangsung, di TPS 86, Kelurahan Sindang Sari, Rabu 14 Februari 2024, malam.
Lalu, petugas KPPS lain berinisiatif membawa Satriawan ke klinik terdekat untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. Beberapa saat kemudian, ia dinyatakan meninggal dunia.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDi tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews