Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat melanda tiga bangunan di Kampung Cilongok, RT 01/01, Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa 5 November 2024.
Api yang diduga berasal dari gudang kasur home industri merembet ke rumah warga dan musala hingga ludes tak tersisa.
Kepala Badan Penanggulangan Bendacana Daerah (BPDB) Kabupaten Tangerang Ujat mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penanganan dan pendinginan terhadap kebakaran tersebut.
"Masih penanganan, petugas tadi menerima laporan kebakaran dari Kades Daon," kata Ujat Sudrajat dalam keterangan tertulisnya.
Setelah melakukan persiapan, petugas dari Pos Pasar Kemis langsung berangkat ke lokasi untuk memadamkan api.
"Anggota meluncur, ketika sampai TKP langsung melakukan pemadaman," jelasnya.
Ujat mengaku dalam penanganan kebakaran tersebut, pihaknya menerjunkan sebanyak 15 orang petugas dan sejumlah unit damkar serta perlengkapannya.
"Api sudah bisa dipadamkan dengan bantuan dari Pos Pasar Kemis, Pos Balaraja dan Pos Mauk," imbuhnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Pemerintah akan mulai menerapkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biodiesel 50 persen atau B50 pada 1 Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews