Connect With Us

Kebakaran Hebat Pabrik Kimia di Cikupa Tangerang, 6 Jam Baru Padam

Yanto | Kamis, 12 Desember 2024 | 14:28

Kebakaran pabrik kimia PT Global Persada Selaras di Jalan Perdamaian, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu 11 Desember 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah pabrik kimia PT Global Persada Selaras yang berada di Jalan Perdamaian, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, ludes terbakar.

Andi Lala, Komandan Regu (Danru) BPBD Kabupaten Tangerang menyampaikan peristiwa itu terjadi pada Rabu 11 Desember 2024, pukul 14.30 WIB. 

"Kita mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada pabrik bahan kimia terbakar dan menghanguskan isi-isinya," ujarnya, Kamis 12 Desember 2024.

Pihaknya telah menerjunkan 6 unit mobil pemadam kebakaran dan 25 personil dalam menangani kebakaran tersebut.

“Sebanyak enam unit armada kebakaran kita terjunkan ke lokasi. Dan 25 orang bersama relawan untuk membantu padamkan api, setelah kita lakukan pemadaman selama 6 jam pada pukul 18.30 WIB,” ucanya.

Sementara itu, Kapolsek Cikupa Polresta Tangerang AKP Johan Armando Utan mengatakan dari pemeriksaan sementara diduga kebakaran disebabkan karena korsleting listrik.

"Dari keterangan saksi yang kami periksa, dirinya mengetahui ada api percikan langsung menyambar bahan kimia di lokasi," ujar Johan.

Adapun untuk kerugian masih diketahui secara pasti. Kasus ini masih dalam penyelidikan Kepolisian.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill