Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pagar laut misterius di pesisir Pantai Utara Kabupaten Tangerang ramai menjadi sorotan publik, lantaran tidak ada yang tahu siapa yang memasangnya.
Pagar sepanjang 30 Km di wilayah Mauk ini awalnya diduga dibangun oleh pengembang Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Namun belakang diketahui, hal itu dilakukan atas inisiatif warga setempat untuk mengatasi abrasi.
Tarsin, perwakilan nelayan setempat menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan pagar laut yang dikabarkan bertujuan untuk menjaga ekosistem.
Namun, dirinya menyayangkan informasi yang beredar di media massa, kalau pemagaran tersebut dilakukan oleh pihak pengembang.
Ia bahkan menuding isu tersebut sengaja dihembuskan demi kepentingan tertentu.
"Kami sebagai warga Tangerang Utara itu hidup nyaman-nyaman saja. Kok malah ada berita dari orang luar yang memecah belah kami? Jangan bawa-bawa kami untuk kepentingan politik kalian," ujar Tarsin dengan nada penuh keprihatinan.
Ia menambahkan, isu yang berkembang di media justru cenderung merugikan komunitas nelayan di wilayah tersebut.
"Kami tidak pernah mempermasalahkan apapun soal pemagaran. Kalau memang ada yang bilang jelek tentang wilayah kami, ya, yang lebih tahu itu kan kami sendiri, bukan orang luar," tambahnya.
Tarsin yang sebelumnya dikabarkan sebagai tokoh pendukung pembangunan pagar laut, juga menyatakan upaya ini bertujuan untuk menjaga lingkungan pesisir.
Namun, komentar dari nelayan lain membantah adanya keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung pembangunan tersebut.
"Kami tidak pernah dimintai pendapat atau dukungan. Jadi, kalau ada yang mengatasnamakan kami, tolong jangan buat cerita yang tidak benar," tegasnya.
Ia juga menyoroti munculnya tudingan pengembang telah membayar masyarakat sekitar untuk menutupi masalah tersebut.
Menurutnya, nelayan sekitar ingin hidup nyaman dan tenteram tanpa ada informasi miring mengenai wilayahnya.
"Mengerikan kalau memang benar ada yang mencoba mengadu domba kami dengan isu seperti ini. Kami, sebagai nelayan, hanya ingin hidup damai dan fokus mencari rezeki. Jangan ganggu kami dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan kami," pungkasnya.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews