Connect With Us

KKP Beri Bantuan Alat Keselamatan kepada Nelayan Pakuhaji Tangerang

Yanto | Minggu, 9 Februari 2025 | 15:59

KKP salurkan bantuan kepada puluhan nelayan di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Minggu 9 Februari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengadakan kegiatan penyerahan bantuan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Minggu 09 Febuari 2025.

Selain bantuan alat, KKP juga memberikan pelatihan kepada para nelayan terkait cara memperbaiki mesin kapal.

Dari pantauan TangerangNews di lokasi, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif,  Dirjen Penguatan Daya Saing (PDS) KKP Budi Sulistyo dan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) KKP I Nyoman Radiarta.

Mereka menyerahkan sejumlah bantuan kepada para nelayan dan kelompok pembudidaya kerang hijau di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cituis, Kabupaten Tangerang, tadi pagi.

Selain itu, terdapat kelompok nelayan pembudidaya kerang hijau dan ikan serta menerima bantuan tersebut.

Dirjen Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menyampaikan bantuan yang diberikan antara lain sarana keselamatan pelayaran.

"Berupa 300 unit life jacket, 600 paket perbekalan melaut, 200 unit cooler box dan perlengkapan sanitasi berupa pompa sebanyak 3 unit untuk tiga TPI," ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut sebagai bentuk untuk meningkatkan kapasitas para nelayan. KKP juga turut memberikan beberapa program pelatihan untuk memberikan ketrampilan.

"Pelatihannya seperti terkait budi daya kerang hijau, perawatan mesin kapal perikanan dan pengolahan ikan untuk istri nelayan yang diikuti oleh 90 nelayan," ujarnya.

Selain itu, KKP juga memberikan bantuan beasiswa pendidikan di Politeknik KKP kepada 10 Anak Pelaku Utama.

"Tadi kita juga memberikan beasiswa buat anak-anak para nelayan, supaya bisa berpendidikan lebih tinggi lagi," imbuhnya.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill