Connect With Us

Berpotensi Dirampas Mafia Tanah, Said Didu Dukung Nelayan Bongkar Pagar Laut di Kronjo

Yanto | Minggu, 19 Januari 2025 | 02:08

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu mendukung aksi pembongkaran pagar laut yang dilakukan oleh kelompok nelayan di Pantai Utara Kronjo, Kabupaten Tangerang, Sabtu 18 Januari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Aksi pembongkaran pagar laut yang dilakukan oleh kelompok nelayan di Pantai Utara Kronjo, Kabupaten Tangerang, menarik perhatian publik, Sabtu 18 Januari 2025.

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu turut hadir di lokasi dan menyampaikan pandangannya yang tajam terhadap kejadian ini.

“Hari ini, seakan-akan kita memproklamasikan kembali Pantai Utara. Negara hadir di sini melalui TNI Angkatan Laut untuk menegakkan hukum dan melindungi hak rakyat,” ujar Said Didu saat diwawancarai TangerangNews.com di lokasi.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembongkaran pagar laut tersebut merupakan langkah nyata setelah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo, melalui Wakil Ketua MPR Muzani, sebelumnya memerintahkan agar pagar laut yang diduga ilegal ini dibongkar dan ditindaklanjuti secara hukum.

Namun, Said Didu juga mengungkapkan kritik terhadap lambannya respons sejumlah pihak.

“Kemarin polisi menyatakan tidak ada bukti hukum pidana. Menteri Kelautan dan Perikanan menyebut pembongkaran hanya bisa dilakukan jika tidak ada izin. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco bahkan bingung siapa yang harus dipanggil,” jelasnya.

Ia menambahkan hambatan tersebut diduga berkaitan dengan loyalitas sejumlah pejabat terhadap kepentingan tertentu.

"Saya menduga masih ada orang-orang di sekitar Prabowo yang loyal kepada oligarki dan pemerintahan sebelumnya. Ini bahaya besar bagi bangsa dan Prabowo sendiri,” katanya.

Said Didu memuji langkah tegas Prabowo yang melibatkan TNI untuk mendukung rakyat dalam penegakan hukum. 

“Saya berharap seluruh TNI turun memihak rakyat. Hari ini kita merayakan pantai kita yang merdeka,” tegasnya.

Selain menyoroti pembongkaran pagar laut, Said Didu juga mengingatkan tentang potensi perampasan aset negara dan rakyat di kawasan pesisir.

“Tambak seluas 70.000 hektare dan pantai sepanjang hampir 100 kilometer ini berada dalam ancaman mafia tanah. Rakyat harus waspada,” tutupnya.

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill