Connect With Us

Tidak Perlu Antre Lama, RSUD Balaraja Buka Layanan Antar Obat ke Rumah Pasien

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 25 Februari 2025 | 20:44

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meluncurkan program kerjasama RSUD Balaraja dan JNE untuk jasa pengantaran obat ke rumah pasien di Aula RSUD Balaraja, Selasa 25 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-RSUD Balaraja dan JNE bekerjasama untuk memberikan jasa pengantaran obat ke rumah pasien, sehingga tidap perlu lagi harus menunggu lama.

Program kerjasama ini diluncurkan langsung Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah di Aula RSUD Balaraja, Selasa 25 Februari 2025.

Intan mendukung dan mengapresiasi inovasi program pengantaran obat secara langsung ke rumah pasien. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan kesehatan terutama dalam mengurangi waktu tunggu pasien dalam mendapatkan obat.

"Alhamdulillah, RSUD Balaraja telah bekerja sama dengan JNE untuk pengantaran obat ke rumah pasien. Ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengeluhkan waktu tunggu obat yang lama," katanya.

Meski demikian, tentu ada tantangan tersendiri bagi JNE, terutama dalam pengantaran ke wilayah pedesaan yang sering kali tidak memiliki alamat pasti.

"Namun, dengan teknologi dan pengalaman JNE, saya yakin hal ini bisa diatasi," ujar Intan.

Intan berharap kerjasama ini berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUD Balaraja. Ia menegaskan komitmennya mendukung peningkatan status RSUD Balaraja menjadi rumah sakit tipe A di masa depan.

"Program ini tidak hanya meningkatkan layanan tapi juga akan mendukung pada peningkatan status RSUD Balaraja msnjadi rumah sakit tipe A di masa datang," ungkapnya.

Menurut Intan, kerjasama antara RSUD Balaraja dan JNE ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Tangerang.

Diharapkan, inovasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Direktur Utama RSUD Balaraja Chorah Usman mengungkapkan, inovasi ini lahir dari banyaknya keluhan pasien terkait lamanya waktu tunggu obat.

Untuk itu, pihaknya kemudian menjalin berkomunikasi dan koordinasi dengan pihak JNE yang menyambut baik dan mendukung kerja sama pengantaran obat ini.

"Dengan adanya layanan ini, pasien cukup menunggu di rumah, dan obat akan diantar langsung ke alamat mereka. Terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati yang selalu memberikan perhatian terhadap pelayanan masyarakat, serta kepada JNE atas kerjasamanya," jelas Chorah Usman.

Sementara itu, Direktur Pelaksana JNE Tangerang H Igo Ilham menyampaikan program pengantaran obat kepada pasien bukanlah hal yang baru.

Sampai tahun 2024, pihaknya telah bekerja sama dengan 13 rumah sakit dalam layanan pengantaran obat.

"Kami sudah mengirimkan lebih dari 100.000 paket obat ke wilayah Tangerang Raya, Jakarta, dan Depok. RSUD Balaraja adalah rumah sakit pertama di Kabupaten Tangerang yang menjalin kerja sama dengan kami. Diharapkan bisa menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dengan rumah sakit lain di wilayah ini," ujar Igo Ilham.

Lanjut dia, dengan adanya kerja sama ini, pasien tidak perlu lagi mengantre lama untuk mendapatkan obat. Mereka cukup menunggu di rumah, sementara JNE akan memastikan obat dikirim sesuai jadwal yang telah ditentukan pihak rumah sakit.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill