Connect With Us

PLN Dukung Produktivitas Peternak Bebek di Banten Lewat Listrik Stabil dan Efisien 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 11 Maret 2025 | 16:12

PLN UID Banten menjalankan program Electrifying Agriculture untuk menyalurkan listrik dari PLN ke salah satu peternakan bebek di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten (PLN UID Banten) mendukung penuh sektor pertanian dan peternakan melalui program Electrifying Agriculture (EA). Program ini memberikan akses listrik yang lebih stabil, efisien, dan ramah lingkungan bagi petani serta peternak guna meningkatkan produktivitasnya.  

Kali ini, PLN UID Banten memberikan sambungan akses listrik bagi operasional peternakan bebek, termasuk penerangan, ventilasi, hingga pemanas kandang. 

Infrastruktur ini sangat penting dalam proses budidaya dan pemeliharaan ternak agar hasil produksi lebih optimal. 

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memodernisasi sektor pertanian dan peternakan dengan teknologi berbasis energi terbarukan, menciptakan usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan.  

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin (Andy Acha) menjelaskan, Electrifying Agriculture sejalan dengan visi PLN dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani dan peternak dengan energi yang lebih ramah lingkungan.  

"Secara keseluruhan, program ini merupakan langkah PLN untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, serta mendorong sektor agribisnis menjadi lebih maju dan berdaya saing dan berkelanjutan," ujarnya.  

Melalui program ini, PLN UID Banten menawarkan solusi listrik yang andal untuk operasional peternakan. Penggunaan energi listrik dalam pengelolaan kandang bebek diharapkan dapat meningkatkan kesehatan ternak, mempercepat pertumbuhan, serta mengoptimalkan produktivitas telur.  

Abdurrahman, seorang peternak bebek dari Kelompok Tani Sabana Mandiri di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, merasakan langsung manfaat dari program ini.  

Pasalnya, sebelumnya ia mengaku sering kesulitan mengatur suhu kandang, yang sangat berpengaruh pada kesehatan bibit bebek. Namun, kini dengan listrik dari PLN, ternak-ternaknya menjadi jauh lebih sehat dan hasil produksi meningkat. 

"Prosesnya sangat cepat dan petugasnya responsif, setelah kami mengajukan permohonan, hanya dalam dua hari, pemasangan box listrik di peternakan kami sudah selesai. Semoga PLN terus mendukung para pelaku usaha seperti kami agar kedepan kami semakin berdaya dan sejahtera," pungkasnya.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

KAB. TANGERANG
Kritik Wacana Pengangkatan Petugas MBG Jadi PPPK, Dindik Kabupaten Tangerang: Lebih Baik untuk Guru Honorer

Kritik Wacana Pengangkatan Petugas MBG Jadi PPPK, Dindik Kabupaten Tangerang: Lebih Baik untuk Guru Honorer

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:31

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang mengkritik Badan Gizi Nasional (BGN) soal rencana pengangkatan petugas Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill