Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com- Menjelang Idul Fitri 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai wilayah Banten.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan, khususnya dalam mendukung kebutuhan pengisian daya bagi kendaraan listrik selama masa mudik dan libur lebaran tahun ini.
General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin atau yang akrab disapa Andy Acha mengatakan, pengecekan SPKLU merupakan langkah strategis untuk memberikan layanan optimal bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa PLN berupaya memastikan kelancaran perjalanan para pengguna kendaraan listrik yang hendak merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
"Sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan paripurna, kami melakukan pengecekan dan perawatan rutin pada semua SPKLU yang tersebar di Provinsi Banten.," ujar Andy Acha.
Tak hanya fokus pada kesiapan SPKLU, PLN UID Banten juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi lain guna menjaga stabilitas pasokan listrik. Penyediaan sumber daya cadangan serta pengamanan sistem distribusi listrik menjadi bagian dari strategi untuk memastikan layanan tetap optimal selama perayaan Idul Fitri.
"Keandalan pasokan listrik dan kepuasan pelanggan adalah prioritas utama bagi kami. Kami berharap masyarakat dapat melakukan persiapan menghadapi libur Idul Fitri dengan nyaman tanpa khawatir tentang pasokan listrik," tambahnya.
Beberapa SPKLU PLN di Banten telah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, seperti pusat perbelanjaan, rest area, dan titik lainnya yang dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPergelangan tangan seorang pelajar berinisial AH, 15, nyaris putus setelah menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa tawuran yang terjadi di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa 18 Agustus 2026.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews