Connect With Us

Tinjau Jalur Tol Trans Jawa Sumatra, PLN Pastikan SPKLU Siap Digunakan untuk Libur Mudik Nataru 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 26 Desember 2024 | 10:59

Wakil Menteri BUMN sekaligus Komisaris PT PLN (Persero) Aminuddin Ma’ruf, saat meninjau SPKLU di Rest Area KM 43 A ruas Tol Jakarta-Merak, Banten, bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pada Selasa, 24 Desember 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Komisaris PT PLN (Persero) Aminuddin Ma’ruf, memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur Tol Trans Jawa dan Sumatra menjelang mudik serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. 

Hal ini ia sampaikan saat meninjau SPKLU di Rest Area KM 43 A ruas Tol Jakarta-Merak, Banten, bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pada Selasa, 24 Desember 2024.  

Dalam kesempatan itu, Aminuddin mengapresiasi PLN atas peningkatan kapasitas SPKLU yang signifikan, dari 64 unit menjadi 500 unit di sepanjang jalur mudik. 

Kenaikan ini diantisipasi untuk melayani peningkatan pengguna kendaraan listrik sebesar 2,5 hingga 3 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.  

"Sudah kita cek, semua kendaraan terlayani tanpa antre, sangat nyaman untuk digunakan oleh teman-teman yang berkendaraan listrik. Dan kenaikan 2,5 kali lipat pengguna juga direspons oleh teman-teman PLN dengan meningkatkan kapasitas 8 kali lipat dari tahun kemarin," ungkap Aminuddin.  

Darmawan Prasodjo menjelaskan, secara nasional PLN telah mengoperasikan 3.069 SPKLU yang tersebar di 2.096 lokasi. 

Sebanyak 6.000 personel juga disiagakan untuk memastikan operasional SPKLU berlangsung lancar selama 24 jam.  

"Kami memastikan bahwa masyarakat yang menggunakan mobil listrik untuk mudik tidak akan mengalami kendala kehabisan daya di tengah jalan. Pola konsumsi penggunaan SPKLU telah kami petakan dari tren tahun sebelumnya, termasuk periode Nataru dan Lebaran," ujar Darmawan.  

PLN juga menghadirkan fitur Trip Planner melalui aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik merencanakan perjalanan. Fitur ini memberikan informasi lengkap tentang lokasi SPKLU, jarak tempuh, hingga estimasi kebutuhan pengisian daya kendaraan.  

Selain itu, PLN menyediakan hotline khusus untuk membantu pengguna kendaraan listrik selama perjalanan mudik atau libur Nataru. Pelanggan dapat mengakses bantuan darurat melalui tombol khusus di aplikasi PLN Mobile atau menghubungi nomor WhatsApp 087771112123.  

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill