Connect With Us

Sebelum Rumah Ditinggal Liburan, PLN Bagikan Tips Aman Kelistrikan 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 24 Desember 2024 | 12:56

Petugas PLN memastikan kesiapan listrik dalam masa siaga. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten telah melakukan langkah antisipasi untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, termasuk pemeriksaan dan pemeliharaan rutin terhadap infrastruktur kelistrikan selama liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.  

General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan bahwa PLN telah siap menghadapi peningkatan beban listrik selama liburan panjang. 

Posko siaga telah didirikan, dan edukasi tentang keamanan listrik terus dilakukan untuk mendukung masyarakat menikmati momen liburan dengan nyaman.  

Andy juga mengingatkan pentingnya keselamatan listrik selama liburan, terutama saat meninggalkan rumah. Beberapa langkah sederhana yang dianjurkan untuk menjaga keamanan meliputi.

1. Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan dari colokan listrik

Pastikan Anda mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan agar lebih aman dari kemungkinan terjadinya korsleting. 

2. Nyalakan lampu penerangan seperlunya 

Penting untuk menjaga penerangan di beberapa titik hunian seperti teras, bagian tengah dan sisi belakang rumah agar tetap terpantau situasinya, terutama bagi yang memasang kamera pengawas (cctv). 

3. Isi token/bayar tagihan listrik 

Bagi masyarakat yang ingin pergi meninggalkan rumah, pastikan listrik dalam kondisi aman. Pelanggan pra bayar bisa isi token listrik terlebih dahulu sebelum berpergian. Begitu juga bagi pelanggan pasca bayar, bisa melakukan Swa Cam di tanggal 23-27 tiap bulannya serta membayar tagihan listrik sebelum tanggal 20 tiap bulannya. Hal ini untuk menghindari listrik padam. 

4. Titip rumah pada tetangga/petugas keamanan komplek

Jika ada tetangga yang tidak berpergian, sebaiknya minta tolong untuk mengawasi rumah. Atau bisa juga melapor kepada Ketua RT setempat. Hal ini juga penting untuk memastikan keamanan rumah.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile, yang menyediakan berbagai layanan kelistrikan, termasuk pembelian token, pembayaran tagihan, hingga informasi lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Menurut Andy, aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses dan kebutuhan listrik pelanggan, terutama bagi pengguna kendaraan listrik selama liburan.  

"Momen libur panjang Nataru yang bertepatan dengan liburan sekolah tentu menjadi waktu untuk berkumpul dan menikmati waktu bersama keluarga, namun kita tidak boleh melupakan pentingnya keselamatan dan harus menyiapkan langkah antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

BANTEN
Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi berhasil menembus angka Rp130,2 triliun.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill