Connect With Us

KPU Apresiasi Peran PLN Banten Jaga Keandalan Listrik saat Pilkada 2024

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 28 November 2024 | 14:56

PLN UID Banten memastikan kelancaran pasokan listrik saat pelaksanaan Pilkada 2024, pada Rabu, 27 November 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten berhasil menjaga keandalan pasokan listrik selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 khususnya di wilayah Provinsi Banten pada Rabu, 27 November 2024. 

Untuk mendukung keandalan listrik, PLN membuka UID Banten posko siaga hingga ribuan personel yang terjun langsung.

Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan Dina Kurnia Sari Utami menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN selama masa siaga Pilkada di wilayah Kota Tangerang Selatan. 

Dukungan tersebut memastikan pasokan listrik aman dan andal di tempat-tempat strategis, seperti kantor KPU hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Alhamdulillah, proses pemungutan suara pada hari ini dapat berjalan dengan aman, baik dan lancar. Semoga PLN tetap melakukan pengawalan hingga proses rekapitulasi selesai sehingga tidak ada kendala apapun, sekali lagi terima kasih PLN," ujar Dina.

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin, atau akrab disapa Andy Acha mengatakan, keberhasilan PLN menjaga keandalan listrik tidak terlepas dari keberadaan 60 posko siaga di seluruh Provinsi Banten yang didukung 1.341 personel siaga selama 24 jam. 

Posko-posko ini dibangun guna mendukung kebutuhan teknis dan operasional, dengan petugas yang siap merespons cepat setiap kebutuhan pelanggan selama rangkaian Pilkada.

"PLN selalu melakukan monitoring sistem kelistrikan agar Pilkada 2024 di wilayah Banten dapat berjalan dengan sukses," jelas Andy.

Upaya tersebut terbukti mendukung kelancaran hari pencoblosan di berbagai wilayah Banten. PLN UID Banten menyiagakan petugas di 154 lokasi prioritas, termasuk kantor KPU Provinsi, kantor KPUD daerah, kantor Bawaslu, dan lokasi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). 

PLN juga menyediakan 105 mobil dan 92 motor sebagai kendaraan operasional untuk kontrol, pengawasan, dan pengecekan instalasi kelistrikan. 

Selain itu, disiagakan peralatan seperti perahu, mobil crane, gardu bergerak, trafo bergerak, genset, mobil deteksi, skylift, kabel bergerak, dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh Provinsi Banten.

Andy juga menjelaskan, sistem keamanan berlapis diterapkan, dan setiap jamnya PLN memantau pergerakan pasokan listrik untuk memastikan stabilitasnya. 

Sebagai tambahan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile jika terjadi permasalahan kelistrikan di rumah atau TPS. Menu pengaduan pada aplikasi ini memungkinkan petugas PLN untuk segera menangani kendala, sehingga Pilkada dapat berlangsung dengan tertib dan aman.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANTEN
Mata Merah Jangan Sembarangan Ditetesi Obat, Kenali Gejala dan Penyebab Konjungtivitis

Mata Merah Jangan Sembarangan Ditetesi Obat, Kenali Gejala dan Penyebab Konjungtivitis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:35

Mata merah, berair, dan terasa tidak nyaman merupakan keluhan yang cukup sering dialami. Kondisi tersebut kerap membuat seseorang langsung membeli obat tetes mata tanpa mengetahui dampaknya.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill