Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com- Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meluncurkan program istimewa bertajuk "Light Up The Dream" (LUTD).
Melalui program ini, masyarakat kurang mampu di Banten dapat menyambungkan listrik secara gratis.
General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin atau yang akrab disapa Andy Acha mengatakan, listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga simbol harapan dan kesempatan untuk mewujudkan impian.
Untuk itu, di momen spesial Hari Ibu ini, PLN ingin memastikan bahwa masyarakat dapat merasakan kenyamanan yang dihadirkan oleh akses energi. Program LUTD dilaksanakan serentak di delapan wilayah di Provinsi Banten, mencakup empat kabupaten dan empat kota.
"Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar dengan lebih baik, ibu-ibu bisa beraktivitas dengan lebih mudah, dan keluarga dapat hidup lebih nyaman dan layak," ujar Andy Acha.
Ketua Srikandi PLN UID Banten Anis Lathifa Widya mengatakan, LUTD adalah wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat prasejahtera sekaligus cerminan komitmen perusahaan dalam menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan akses energi.
"Semua ini terwujud berkat kontribusi insan PLN, yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mendukung terlaksananya program ini," imbuhnya.
Salah satu momen yang paling mengharukan datang dari Karsi, seorang ibu rumah tangga dan petani dari Desa Giripada, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Karsi mengaku bersyukur bisa merasakan kehadiran listrik yang stabil.
"Sebelum ada listrik yang stabil, anak-anak saya kesulitan belajar di malam hari. Kini, mereka bisa belajar dengan nyaman. Bahkan, saya juga bisa membuka usaha kecil di rumah. Akhirnya kami bisa memiliki listrik sendiri. Terima kasih PLN, semoga PLN semakin maju," katanya.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews