Connect With Us

Driver Taksi Online Korban Perampokan Sadis di Tangerang Tinggalkan Anak Masih SD

Yanto | Sabtu, 26 April 2025 | 18:22

Ilustrasi pembunuhan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Suasana haru masih menyelimuti rumah duka kediaman almarhum Muhammad Ridwan, 35, driver taksi online korban perampokan disertai pembunuhan sadis di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu 26 April 2025.

Dari pantauan TangerangNews di lokasi, terlihat isak tangis keluarga yang tak menyangka akan menjadi pertemuan terakhir mereka dengan korban. 

Salah satu keluarga korban pun tak kuasa menahan air mata saat berbincang dengan TangerangNews di rumah duka yang berlokasi di Jalan Cangklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Muhammad Ridwan merupakan sosok yang baik di mata masyarakat dan rajin ke masjid untuk adzan saat waktu salat.

Korban meninggalkan satu anak berusia 9 tahun yang masih duduk di bangku SD dan membutuhkan kasih sayang seorang bapak.

Sementara itu Ridwan, warga sekitar mengaku terpukul saat mengetahui Muhammad Ridwan, jadi korban pembunuh sadis dua perampok.

"Iya Allah, saya kaget bang Muhammad jadi korban. Orangnya baik banget, ramah sama warga lingkungan sini. Ia sering adzan kalau saat waktu salat," ungkapnya dengan nada sedih.

Dia tak menyangka orang yang terbilang baik akan secepat itu meninggalkannya. Apalagi meninggal dunia dengan cara dibunuh. Selama ini, Muhammad Ridwan adalah sosok yang pendiam, namun sangat peduli dengan warga dan keluarga.

"Kok tega sekali membunuh. Saya minta pelaku dihukum seberat beratnya," pintanya.

Sebelumnya diberitakan, terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan anggota polisi yang ditawari membeli mobil, namun tanpa kelengkapan surat-surat.

Lebih mencurigakan lagi, saat dicek kondisi mobil, polisi melihat ada bekas bercak darah pada jok dan bagasi. Stiker taksi online nampak terlihat baru saja dicopot.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar mobil tersebut hasil perampokan dimana sopirnya, seorang driver taksi online dibunuh dan dibuang di Kali Baru, Teluknaga.

Dua pria inisial IT alias Jefri dan NH alias Dayat langsung ditangkap saat bertransaksi dengan petugas di Komplek Pergudangan Mutiara 2, Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Kamis 24 April 2025, pukul 21.00 WIB.

Jenazah korban baru ditemukan sekitar 300 meter dari TKP pembuangan setelah pencarian tim gabungan Polres Metro Tangerang Kota dengan Basarnas dan BPBD Kabupaten Tangerang, Jumat 25 April 2025, siang.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill