Connect With Us

Pengembang di Cikupa Bantah Bongkar Rumah Warga untuk Bangun Pusat Niaga

Yanto | Jumat, 18 Juli 2025 | 13:51

Kondisi rumah warga di Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, usai dibongkar paksa pengembang. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pihak PT Langkah Terus Jaya (LTJ) selaku pengembang Pusat Niaga Mega Ria Cikupa di Desa Cikupa, Kabupaten Tangerang, angkat suara terkait ramai berita pembongkaran paksa rumah warga.

Salah seorang manajemen PT LTJ Dedi Effendi menyebut berita pembongkaran paksa tidak benar. Ia mengklaim tembok yang dirobohkan merupakan sisa bangunan SDN 1 Cikupa yang beririsan dengan rumah warga. 

"Apa yang terjadi kemarin, intinya sesuai prosedur yang ada. Kemudian pembongkaran itu bukan pembongkaran rumah warga, itu sisa dari bangunan SDN Cikupa 1 yang kemudian nempel dengan rumah warga," kata Dedi, Jumat 18 Juli 2025.

Sebelum dirobohkan, Dedi menyebut pihak pengembang sudah beberapa kali menyampaikan pemberitahuan. Dia pun menyatakan tidak tahu menahu bahwa saat pembongkaran itu masih ada penghuni di dalam rumah.

"Intinya kami sudah menyampaikan informasi bahwa kami akan bongkar jam sekian. Di situ sudah ketahuan waktunya, di situ sudah dikasih tahu dari awal," ujarnya. 

Dedi beralasan pembongkaran tembok karena di lokasi itu bakal dibangun pondasi bangunan pusat niaga.

Dia pun menyatakan, apabila warga mengklaim selaku pemilik, agar menunjukkan bukti kepemilikan.

Pernyataan itu disampaikannya karena Dedi mengklaim memiliki bukti dokumentasi bahwa tembok itu adalah sisa bangunan sekolah. 

"Perkara dia drama atau sandiwara, saya tidak ngerti juga, yang jelas kami sudah sampaikan itu. Nah, ketika pembongkaran yang di dalam rumah juga mungkin sudah tahu, karena yang memvideokan itu di dalam rumah bukan di luar," ujar dia. 

Bahkan Dedi menegaskan, lahan yang bakal dijadikan pusat bisnis hasil kerjasama dengan Pemerintah Desa Cikupa itu tidak dalam sengketa.

Ia menyebut keramaian itu hanya polemik, karena secara legalitas, lahan termasuk areal rumah milik Agus Nugroho diakui sebagai aset desa setempat. 

"Kalau sengketa itu mereka punya surat kita punya surat. Ini hanya berpolemik, berkonflik saja ini. Kalau menurut saya sengketa enggak ada," tandas Dedi.

OPINI
Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:16

Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa

BANDARA
Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Selama Ramadan 67.200 Takjil Gratis dan 89 Fasilitas Ibadah Disiapkan di Bandara Soetta

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:05

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill