Connect With Us

Jalan Tembus RS Siloam Kelapa Dua Kerap Bikin Macet, Warga Kirim Surat ke Polres Tangsel

Yanto | Kamis, 11 September 2025 | 17:31

Kemacetan lalu lintas di depan RS Siloam Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis 11 September 2025, sore. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang warga yang juga pengendara melayangkan surat terbuka melalui pesan WhatsApp kepada Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Pesan tersebut menyoroti kemacetan parah yang kerap terjadi di Jalan Raya Legok depan Rumah Sakit (RS) Siloam Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Dalam surat itu, warga bernama Yanto mengeluhkan area parkir rumah sakit yang sering disalahgunakan sebagai jalan pintas oleh pengendara dari dan menuju Sekolah Pelita Harapan (SPH).

Area parkir yang seharusnya difungsikan sebagai tempat berhenti kendaraan pengunjung rumah sakit, kini berubah menjadi jalur lalu lintas alternatif, terutama pada jam sibuk pagi dan siang.

Ditambah lagi tak jauh dari rumah sakit, terdapat persimpangan jalan menuju kawasan Gading Serpong. Akibatnya, kemacetan kerap tak terhindarkan, bahkan mengganggu akses masuk-keluar ambulans dan pasien RS Siloam.

"Saya ingin melaporkan kondisi kemacetan yang terus terjadi setiap pagi dan sore di Jalan Raya Legok, tepatnya di depan RS Siloam Kelapa Dua. Permasalahan ini disebabkan area parkir RS sering dipakai sebagai jalan pintas oleh kendaraan menuju/dari arah Sekolah Pelita Harapan, sehingga menimbulkan kemacetan dua arah yang parah," tulis Yanto.

Yanto meminta pihak kepolisian dan dinas terkait untuk segera menertibkan lalu lintas di area tersebut, termasuk memasang rambu larangan, menutup akses jalan pintas ilegal, serta menambah pengawasan petugas.

"Saya sudah pernah menyampaikan laporan ke Polsek Kelapa Dua, namun hingga saat ini kondisi macet masih terus terjadi setiap hari,"ujarnya 

Sampai saat ini pihak rumah sakit, belum bisa memberikan keterangan, terkait persoalan tersebut yang menyebabkan kemacetan cukup panjang.

"Mohon agar Polres Tangsel, khususnya Satlantas, dapat menindaklanjuti dengan penertiban atau pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak RS dan Dishub agar akses parkir tidak digunakan sebagai jalan umum," ujarnya.

Sementara itu, Panit Patroli Polres Tangsel IPDA Marulloh menanggapi soal isi surat tersebut yang dikirim melalui pesan WhatsApp. Menurutnya polres Tangsel akan melakukan pendekatan dan penindakan bila terjadi pelanggaran.

"Iya benar, kami mendapatkan pesan tertulis dari seorang warga, terkait keluhan tersebut, namun kami akan lakukan pendekatan terlebih dahulu mengenal permasalah tersebut," tutupnya.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill