Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Polisi kini tengah menyelidiki asal usul bahan peledak yang ditemukan di sebuah sungai di Desa Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa 14 Oktober 2025, kemarin.
Kapolsek Curug Kompol Kresna Adjie menjelaskan berdasarkan hasil penyisiran dengan radius 500 meter di lokasi, petugas menemukan total 16 benda berupa 2 buah granat nanas, 4 buah mortir, 8 buah TNT, dan 2 buah proyektil.
Ia menambahkan bahwa saat ini bahan peledak yang ditemukan kini telah diamankan oleh Satuan Gegana Polda Metro Jaya.
"Untuk kondisi aktif atau tidaknya, itu masih dalam pendalaman oleh Tim Gegana," ujarnya pada Rabu 15 Oktober 2025.
Kresna Adjie menyebutkan bahwa Tim Gegana Polda Metro Jaya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui dari mana asal muasal bahan peledak yang ditemukan tersebut.
"Itu masih kita dalami kembali untuk memastikannya," ungkapnya.
Salah seorang warga setempat, Jamani, menceritakan bahan peledak itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari barang rongsokan di aliran sungai menggunakan alat pancing magnet (magnet fishing).
"Kemarin ada pemulung yang suka nyari rongsokan pakai magnet gitu, pas dia angkat itu benda berupa granat dan mortir," ucap Jamani.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews