Connect With Us

Wabup Intan Temukan Makanan Berformalin di Pasar Tigaraksa, BPOM Telusuri Pemasok

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:17

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menunjukkan mie kuning mengandung zat formalin di Pasar Gudang Tigaraksa, Kamis 23 Oktober 2025. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah bersama tim gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Tangerang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gudang Tigaraksa, Kamis 23 Oktober 2025.

Dalam sidak tersebut, ditemukan sejumlah bahan pangan yang positif mengandung bahan kimia formalin, boraks, dan pewarna tekstil.

“Tadi kita temukan beberapa produk yang mengandung zat berbahaya seperti mie kuning, tahu putih besar, teri nasi, dan kue sagon bakar. Ini tentu tidak aman bagi masyarakat,” ujar Intan Nurul Hikmah, Kamis 23 Oktober 2025.

Ia mengatakan, kegiatan sidak ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Tangerang terhadap keamanan pangan di wilayahnya, terutama menjelang masa peningkatan konsumsi masyarakat.

“Kita ingin memastikan semua bahan makanan yang beredar di pasar aman dan sehat. Dinas Kesehatan akan melakukan pembinaan terhadap pedagang, sementara BPOM akan menelusuri asal produk yang mengandung bahan berbahaya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Kabupaten Tangerang M Sony Mughofir menjelaskan dari sekitar 20 sampel makanan yang diuji, lima di antaranya positif mengandung bahan berbahaya.

Produk-produk tersebut umumnya berasal dari industri rumah tangga dan dipasok ke pasar oleh distributor. Karena pedagang tidak memproduksi sendiri, BPOM akan menindaklanjuti hasil temuan ini dengan memeriksa pihak pemasok.

“Nanti kami akan telusuri ke distributornya. Kami beri pembinaan agar produsen tidak lagi menggunakan bahan-bahan berbahaya,” ujarnya.

Sony juga mengatakan, pihaknya meminta pedagang menarik produk berbahaya dari etalase dan tidak menjualnya kembali, sambil menunggu hasil tindak lanjut dari BPOM dan Pemkab Tangerang.

"Kami sudah bicara dengan pedagang, Kalau memang positif menggunakan bahan berbahaya, nanti ada tim kami follow up, untuk diturunkan, kalau bisa ditukar, diganti sama yang barang-barang lain," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill