Connect With Us

500 Penjamah Makanan di Kabupaten Tangerang Telah Bersertifikat, Dinkes Dorong Percepatan SLHS

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:16

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengakui hingga kini belum ada satu pun Sarana Pengelolaan Pangan dan Gizi (SPPG) yang lolos uji untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Pemerintah daerah pun terus berupaya mempercepat proses penerbitan sertifikat tersebut guna menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan bahwa hingga saat ini sebanyak 83 SPPG telah terdata di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dari jumlah tersebut, 46 SPPG sudah mengikuti pelatihan penjamah makanan, sementara sekitar 30 SPPG masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.

“Dari 46 SPPG itu, rata-rata ada sekitar 10 orang penjamah makanan per unit. Jadi totalnya sudah lebih dari 500 orang yang bersertifikat,” ungkap Hendra, Kamis 23 Oktober 2025.

Meski begitu, dari 83 SPPG belum ada satupun yang memperoleh SLHS. Hal ini dikarenakan keseluruhan proses sertifikasi masih berlangsung.

“Prosesnya memang cukup ketat karena menyangkut keamanan pangan. Tapi kami tetap berusaha mempermudah pengurusan SLHS, mulai dari penghapusan kewajiban EMB hingga pendampingan OSS,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Tangerang juga menggandeng puskesmas-puskesmas di tiap kecamatan agar pelatihan penjamah makanan bisa menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

“Kami melibatkan puskesmas supaya pelatihannya bisa lebih masif. Harapannya, semakin banyak penjamah makanan yang tersertifikasi, maka proses penerbitan SLHS juga bisa lebih cepat dan cakupannya makin luas,” ucapnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pasokan Gagal Panen Dihantam El Nino, Pedagang Sayur di Legok Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Pasokan Gagal Panen Dihantam El Nino, Pedagang Sayur di Legok Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Kamis, 17 September 2026 | 18:48

Kemarau panjang akibat fenomena El Nino dengan kategori sangat kuat melanda berbagai wilayah termasuk Tangerang.

KOTA TANGERANG
Lapas Kelas I Tangerang Razia Sel dan Tes Urine Warga Binaan, Temukan Benda Tajam hingga Elektronik

Lapas Kelas I Tangerang Razia Sel dan Tes Urine Warga Binaan, Temukan Benda Tajam hingga Elektronik

Kamis, 17 September 2026 | 13:34

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memperkuat langkah deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban melalui inspeksi mendadak (sidak) gabungan, serta tes urine bagi warga binaan pada Rabu 16 September 2026, malam.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill