Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengakui hingga kini belum ada satu pun Sarana Pengelolaan Pangan dan Gizi (SPPG) yang lolos uji untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Pemerintah daerah pun terus berupaya mempercepat proses penerbitan sertifikat tersebut guna menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan bahwa hingga saat ini sebanyak 83 SPPG telah terdata di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dari jumlah tersebut, 46 SPPG sudah mengikuti pelatihan penjamah makanan, sementara sekitar 30 SPPG masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.
“Dari 46 SPPG itu, rata-rata ada sekitar 10 orang penjamah makanan per unit. Jadi totalnya sudah lebih dari 500 orang yang bersertifikat,” ungkap Hendra, Kamis 23 Oktober 2025.
Meski begitu, dari 83 SPPG belum ada satupun yang memperoleh SLHS. Hal ini dikarenakan keseluruhan proses sertifikasi masih berlangsung.
“Prosesnya memang cukup ketat karena menyangkut keamanan pangan. Tapi kami tetap berusaha mempermudah pengurusan SLHS, mulai dari penghapusan kewajiban EMB hingga pendampingan OSS,” jelasnya.
Dinkes Kabupaten Tangerang juga menggandeng puskesmas-puskesmas di tiap kecamatan agar pelatihan penjamah makanan bisa menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
“Kami melibatkan puskesmas supaya pelatihannya bisa lebih masif. Harapannya, semakin banyak penjamah makanan yang tersertifikasi, maka proses penerbitan SLHS juga bisa lebih cepat dan cakupannya makin luas,” ucapnya.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGWarga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menggeruduk, sebuah rumah kontrakan yang dijadikan praktik prostitusi online, pada Sabtu 1 Agustus 2026 malam.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews