Connect With Us

Ketua APDESI Kabupaten Tangerang Sebut Peredaran Narkoba Bisa Ditekan Kalau Warga Dekat Agama

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 November 2025 | 14:29

Rakor Program P4GN bersama BNK Tangerang dan APDESI Kabupaten Tangerang di Gedung Pekerjaan Umum (PU), Rabu 12 November 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Upaya mewujudkan Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Kabupaten Tangerang kini mengambil pendekatan baru yang strategis, yakni melalui penguatan nilai-nilai agama dan moral.

Dalam Rapat Koordinasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) setempat mengumumkan rencana kolaborasi intensif dengan para pemuka agama.

Ketua APDESI Kabupaten Tangerang Maskota menegaskan pendekatan keagamaan menjadi kunci vital untuk menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat dan generasi muda.

“Kami libatkan para ustaz, ulama, dan MUI dalam sosialisasi. Kalau masyarakat dekat dengan agama, Insya Allah peredaran narkoba bisa ditekan,” kata Maskota, usai Rakor di Gedung PU Kabupaten Tangerang, Rabu 12 November 2025.

Meski demikian, Maskota mengakui bahwa tantangan terbesar dalam perang melawan narkoba di desa adalah sifat peredaran yang tersembunyi bahkan oleh teman sendiri.

“Pengedar itu sembunyi-sembunyi. Ketika ditangkap tangan pun kami tidak punya kewenangan seperti kepolisian,” jelasnya, sambil menambahkan bahwa APDESI juga berencana memperkuat kolaborasi dengan pihak kepolisian untuk penindakan yang lebih efektif.

Kepala BNK Kabupaten Tangerang Dedy Sutardi dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa keberhasilan P4GN terletak pada sinergi BNK dengan para kepala desa, sebagai garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat.

“Begitu kita bisa raih depan masyarakat bersinar, itu pasti masyarakat itu dikomandoi oleh kepala desa. Karena mereka lah yang punya masyarakat secara langsung,” ujar Dedy.

Ia menyebut BNK fokus pada empat program utama yakni lingkungan kerja, pendidikan, perusahaan, dan masyarakat bersinar.

Guna menjamin keberlanjutan, Dedy Sutardi berharap program P4GN di tingkat desa akan diperkuat melalui rencana penyusunan program promotif dan preventif oleh pemerintah desa itu sendiri.

“Kita harap masing-masing desa nanti sudah menyusun programnya. Baik kampanye moral, sosialisasi, maupun kegiatan tingkat RT dan RW. Semua itu harus dikomandoi kepala desa,” terangnya.

BNK juga optimis mulai tahun 2026, setiap desa dapat memiliki program P4GN mandiri di bawah bimbingan Dinas Pemerintahan Desa (Pemdes), sejalan dengan komitmen APDESI untuk menciptakan lingkungan desa yang tidak hanya aman, tetapi juga memiliki benteng moral yang kuat.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

TANGSEL
Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:01

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill