Connect With Us

Sempat Diteriaki, Diduga ODGJ Tewas Usai Ceburkan Diri ke Kolam Bekas Galian di Pakuhaji

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 8 Desember 2025 | 19:21

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang mengevakuasi seorang pria yang ditemukan tewas tenggelam di sebuah kolam bekas galian tanah, Senin 8 Desember 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah insiden tragis terjadi di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Senin 8 Desember 2025.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengevakuasi seorang pria yang ditemukan tewas tenggelam di sebuah kolam bekas galian tanah.

Menurut laporan Pusdalops BPBD, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Kampung Blok Empetan, Desa Buaran Bambu, tepat di samping sebuah masjid.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial M dan J, awalnya korban terlihat memasuki area bekas galian dan menceburkan diri.

Saksi M sempat meneriaki korban untuk memperingatkan, namun pria tersebut mengabaikannya. Sedangkan saksi J yang berniat menolong terpaksa mundur karena keterbatasan kemampuan berenang dan segera melaporkan kejadian tersebut ke BPBD.

Merespons laporan tersebut, Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang segera mengerahkan tim Penyelamatan dari Pos Damkar Pakuhaji dan Mako Curug.

Tim pencarian, dibantu oleh warga setempat, melakukan penyisiran intensif selama tiga jam. Korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 15.30 WIB, dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 6 meter.

Petugas menduga korban mengalami gangguan jiwa sebelum menceburkan diri. Korban diketahui berasal dari Kampung Buaran Tempe, Desa Jati Mulya, Kecamatan Sepatan Timur, dan saat ini jenazahnya telah dijemput oleh pihak keluarga.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Ditanya Soal Jalan Rusak di Pasar Kemis, Bupati Tangerang: Sudah Mulai Diperbaiki

Ditanya Soal Jalan Rusak di Pasar Kemis, Bupati Tangerang: Sudah Mulai Diperbaiki

Selasa, 17 Februari 2026 | 14:16

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengklaim pihaknya telah memperbaiki jalan rusak di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat di daerahnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill