Connect With Us

Bupati Tangerang Dilema Tampung Sampah dari Tangsel, Khawatir Ditolak Warga

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 16 Desember 2025 | 21:07

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat Sosialisasi Kemitraan Media yang digelar di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Selasa 16 Desember 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-‎Krisis sampah melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyusul ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang untuk penataan. Akibatnya, tumpukan sampah tak terhindarkan.

Hal ini membuat Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, harus menghubungi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, untuk memohon bantuan penampungan sampah sementara di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal Rasyid membenarkan adanya permohonan tersebut. "Benar, beberapa hari lalu kami juga ditelpon. Intinya oleh seseorang dari Tangsel. Saya sampaikan kami akan bicarakan dulu dengan semua komponen," ucapnya, pada Selasa 16 Desember 2025.  

Namun, permintaan dari pemda tetangga sebelah ini belum bisa dipastikan diterima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Maesyal menegaskan bahwa pihaknya harus melakukan musyawarah dan sosialisasi mendalam terlebih dahulu dengan seluruh komponen masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

‎Sebab, rencana tersebut dapat menimbulkan penolakan dari masyarakat Kabupaten Tangerang. Seperti yang sempat terjadi pada rencana pembangunan teknologi Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) aglomerasi Tangerang Raya di TPA Jatiwaringin.

‎"Program kami saja, ketika mau dibangun oleh Danantara di TPA, sudah ada beberapa komponen masyarakat yang langsung menolak, jangan menerima sampah dari luar Kabupaten Tangerang,” lanjutnya. 

‎Selain itu, Pemkab Tangerang tidak mau ikut campur dalam penanganan sampah di Tangsel.

Pasalnya, volume sampah di Kabupaten Tangerang sendiri sudah bisa terbilang tinggi, sekitar 2.700 ton sehari. Oleh karenanya, Pemkab saat ini tengah fokus menyiapkan fasilitas pendukung pembangunan PSEL di daerahnya. 

‎”Memang ada rasa empati kami kepada Tangsel. Tapi mohon maaf, kalau ini misalkan saya langsung putuskan tanpa sosialisasi, tanpa musyawarah, ini akan timbul pertanyaan besar dari masyarakat kami,” tutupnya. 

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

KOTA TANGERANG
4 Kali Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Usai Gasak Motor di Tangerang

4 Kali Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Usai Gasak Motor di Tangerang

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:50

Empat kali masuk bui ternyata tidak membuat WS, 42, kapok. Warga Johar Baru, Jakarta Pusat ini malah kembali mencuri dua sepeda motor di Kota Tangerang.

BISNIS
1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

Senin, 15 Juni 2026 | 19:15

Pertumbuhan investasi di Kabupaten Tangerang ikut mendorong perubahan wajah Gading Serpong dari kawasan hunian menjadi salah satu koridor komersial baru di barat Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill