TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Pasir Ampor, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera perbaiki tanggul Sungai Cidurian yang telah jebol sejak tahun 2015.
Sukemi, Kepala Desa Pasir Ampo mengatakan tanggul sungai Cidurian jebol sebanyak lima titik dan sudah berlangsung selama 11 tahun.
"Saya minta kepada pemerintah agar segera perbaiki tanggul sungai Cidurian, karena ada 5 titik tanggul yang jebol dengan total lebar 115 meter," ujarnya, pada Selasa 6 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, akibat jebol pada lima titik tanggul tersebut, sebanyak 115 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 60 cm sampai 100 cm.
"Selain itu, sebanyak 35 Hektare sawah juga ikut terendam banjir. Udah pasti gagal panen karena terendam berhari-hari," katanya.

Salah seorang warga yang terdampak banjir, Edi mengaku terpaksa harus mengungsikan lima anggota keluarganya di sebuah bedeng, dikarenakan tidak mempunyai tempat untuk beristirahat akibat tanggul yang jebol.
"Saya, istri, satu anak, dan dua cucu harus ngungsi karena tidak tempat buat tidur," tutupnya.