Connect With Us

Banjir 2 Meter Merendam Ratusan Rumah di Taman Cikande, Warga Rakit Perahu untuk Mengungsi

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:06

Banjir 2 meter merendam Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Selasa 13 Januari 2026 malam. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Ratusan pemukiman warga di Perumahan Taman Cikande,  Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, terendam banjir, pada Selasa 13 Januari 2026 malam.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, banjir melanda ratusan rumah warga dengan ketinggian beragam, antara 70 sentimeter hingga 2 meter. 

‎Tidak adanya bantuan perahu karet membuat masyarakat setempat berinisiatif membuat perahu menggunakan galon dan bambu untuk mengevakuasi barang berharganya.

‎Di lokasi, tidak ditemukan satu pun warga yang masih bertahan dalam rumahnya. Seluruhnya telah memilih mengungsi.

‎Semakin mendekati area Sungai Cidurian yang menjadi sumber banjir, ketinggian air terlihat semakin dalam, bahkan hampir menenggelamkan seluruh bagian rumah.

‎Tanggul dengan tinggi kurang lebih 1 meter pun tak mampu menahan kencangnya luapan Sungai Cidurian pada Selasa malam.

‎Warga terdampak, Radiani, 57, mengatakan, banjir merendam ratusan rumah warga yang berada di 5 RT dan 2 RW di perumahan Taman Cikande.

‎"Di sini memang sering banjir, dalam dua minggu ini aja sudah tiga kali kebanjiran. Permukiman bagian belakang itu hampir dua meter tinggi banjirnya," kata Radiani pada Selasa malam.

‎Menurutnya, banjir pada Perumahan Taman Cikande ini disebabkan luapan aliran Sungai Cidurian. Sejak tahun 1996, permasalahan tak kunjung selesai.

‎"Jadi banjir di sini itu banjir kiriman, karena meski pun enggak hujan, tetap banjir kalau sungainya meluap," tuturnya.

‎Radiani mengungkapkan, sebagian warga telah mengungsi ke kerabatnya. Sebagian lagi masih bertahan di rumahnya masing-masing meski dalam kondisi terendam banjir.

Radiani menuturkan, ratusan warga terkena imbas banjir tersebut belum menerima bantuan logistik apa pun dari pemerintah. Bahkan warga sampai membuat perahu darurat secara mandiri untuk mobilitas.

‎"Yang paling kami butuhkan itu perahu, makanan, dan obat-obatan. Sampai saat ini belum ada bantuan," tutupnya.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BISNIS
Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38

Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill