Connect With Us

Terendam Banjir 2 Meter, Ratusan Waga Perumahan Taman Cikande Belum Dapat Bantuan

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:16

Banjir setinggi 2 meter merendam ratusan pemukiman di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, sejak Minggu 11 Januari 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Ratusan pemukiman warga di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang dilanda banjir dengan ketinggian bervariasi antara 70 cm hingga 2 meter, sejak Minggu 11 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, terlihat warga sedang mengevakuasi barang-barangnya, seperti alat elektronik, surat-surat berharga, kendaraan hingga burung peliharaanya. 

‎Terlihat, warga mengevakuasi barang-barangnya menggunakan perahu darurat yang dibuat menggunakan galon dan bambu serta perahu yang dibuat dengan papan kayu dan tong sampah besar. 

‎Selain itu, ketinggian banjir ditempat yang terdampak paling parah sudah mencapai atap rumah. 

‎Namun, hingga saat berita ini ditulis tidak terlihat satupun perahu yang biasanya digunakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk evakuasi, di tempat ini. 

‎Warga juga bergotong royong membangun tempat pengungsian yang digunakan sebagai dapur umum

‎Ketua RW 03 Perumahan Taman Cikande, Victor Silaen mengatakan, sebanyak 222 KK di dua RW  terendam banjir selama tiga hari. 

‎"Itu yang pojok terdampak paling parah, ketinggiannya sudah dua meter," kata Victor, Rabu 14 Januari 2026.

‎Victor menuturkan, sebanyak 79 KK di wilayah RW-nya telah mengungsi ke kerabat serta tetangga. 

‎"Semua warga saya yang terdampak udah mengungsi ke rumah tetangga atau saudara, karena kan banjir ini memang sering terjadi," tuturnya. 

‎Ia menjelaskan, masyarakat saat ini sudah mendirikan tenda yang berfungi sebagai tempat pengungsian dan dapur umum secara swadaya.

Namun, selama tiga hari banjir, belum ada satupun bantuan dari pemerintah untuk warga yang terdampak. Saat ini, warga paling membutuhkan bantuan bahan pokok dan obat-obatan. 

‎"Kita masih menunggu bantuan dari desa, kecamatan, bupati, gubernur, yang masih belum datang," tegasnya.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BISNIS
Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:00

Telkomsel menawarkan potongan harga hingga Rp1.000.000 untuk pembelian perangkat iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max melalui penukaran Telkomsel POIN di mitra penjualan offline tertentu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill