Connect With Us

Banjir Tangerang Makin Parah Gegara Alih Fungsi Lahan, DPRD Desak Revisi Perda RTRW

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 22 Januari 2026 | 22:35

Rumah warga rusak diterjang banjir di CIkande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Kamis 15 Januari 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang bakal melakukan evaluasi terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nomor 9 Tahun 2020 akibat banyaknya titik banjir yang ada di wilayah tersebut.

‎Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud mengatakan evaluasi ini dilakukan karena banyaknya pembangunan di atas ruang-ruang yang kosong, misalnya di area-area yang dulunya pertanian.

Hal ini menyebabkan banyak terjadinya banjir, akibat hilangnya tempat serapan air.

‎"Oleh karena itu kami berencana mendiskusikan ini dengan pemda untuk mengevaluasi perdanya, juga kita sandingkan dengan perda Provinsi Banten dan juga aturan pusat, untuk melihat sejauh mana konsistensi kita mempertahankan lahan LP2B (Lahan Pertanian)," ujarnya, pada Kamis 22 Januari 2026.

‎Selain itu, kata Amud, pihaknya akan berkomunikasi dengan Pemkab Tangerang, Kementerian terkait, ahli tata ruang dan tata kota untuk mendiskusikan masalah penanganan banjir kini makin meluas.

‎"Jadi kalau penanganan banjir memang tidak bisa parsial itu harus komprehensif. Tetapi yang namanya penanganan itu harus cepat dilakukan, karena kalau enggak ditangani dengan cepat, 5 sampai 10 tahun ke depan ya kabupaten memang bisa merata banjirnya, kasihan masyarakat," katanya. 

‎Sebelumnya, sebanyak 119 desa yang terletak di 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang terendam banjir.

‎Banjir tersebut disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan beberapa sungai meluap. Ketinggian banjir bervariatif antara 20 sentimeter hingga yang tertinggi 2,5 meter.

‎"Ada 62 ribu jiwa atau 14.560 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir," kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Jumat 16 Januari 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:17

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

TANGSEL
Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:34

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan membongkar kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill