Connect With Us

21.829 Anak di Kabupaten Tangerang Putus Sekolah

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 1 April 2026 | 18:30

Ilustrasi anak putus sekolah. (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang mencatat puluhan ribu anak jenjang sekolah dasar hingga menengah mengalami putus sekolah. 

‎"Berdasarkan data sampai bulan Oktober 2025, tercatat 21.829 anak Drop Out dan lulus tidak melanjutkan dari jenjang SD sampai SMA," ujar Sekretaris Disdik Kabupaten Tangerang Agus Supriatna kepada Tangerangnews, pada Rabu 1 April 2026.

‎Agus menjelaskan, banyak faktor yang menjadi penyebab tingginya angka anak yang putus sekolah di Kabupaten Tangerang. 

‎Salah satu faktornya, ialah ekonomi keluarga yang menyebabkan anak keluar dari sekolah untuk bekerja atau membantu ekonomi keluarga.

‎"Banyak orang tua yang belum mengerti tentang pentingnya pendidikan, terutama di kelompok masyarakat berpendapatan rendah atau di komunitas tertentu," jelasnya. 

‎Agus menambahkan, banyaknya anak yang melanjutkan pendidikan tak formal seperti pesantren turut menyebabkan tingginya angka putus sekolah di Kabupaten Tangerang. 

‎"Akses pendidikan yang belum merata seperti jarak jauh, kurangnya fasilitas, sering menjadi salah satu faktor serta anak dengan kebutuhan khusus atau disabilitas, juga sering menghadapi hambatan tambahan seperti biaya sekolah khusus dan transportasi," tambahnya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah menyediakan sejumlah program beasiswa dan sekolah gratis untuk mengentaskan tingginya angka putus sekolah. 

‎"Kita ada program Sekolah Terpadu Ramah Anak (SETARA) ada program Paket Kesetaraan Tingkat Desa (PAKADES) untuk pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kabupaten Tangerang," tutupnya.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill