Connect With Us

PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang soal Bahaya Listrik dan Layanan Digital

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:17

Suasana interaktif dan antusias para siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang saat mengikuti edukasi keselamatan ketenagalistrikan (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui UP3 Cikupa memberikan edukasi keselamatan listrik kepada siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang. 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar dalam menggunakan listrik secara aman sekaligus mendorong mereka menyebarkan pengetahuan tersebut kepada keluarga.

Edukasi dikemas melalui diskusi dan tanya jawab mengenai potensi bahaya listrik serta langkah menjaga keselamatan saat menggunakan peralatan listrik. 

Siswa juga diperkenalkan dengan konsep Electrifying Lifestyle dan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana mengakses berbagai layanan kelistrikan.

Humas SMAN 6 Kabupaten Tangerang Agung Haryono mengapresiasi kegiatan tersebut karena materi yang diberikan berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari para siswa.

“Apalagi penyampaiannya interaktif, sehingga siswa terlihat antusias dan lebih mudah memahami informasi yang diberikan,” ujar Agung.

Manager PLN UP3 Cikupa Didik Krismanto mengatakan, edukasi keselamatan menjadi hal penting seiring penggunaan listrik yang semakin melekat dalam kehidupan masyarakat.

“Kami ingin para siswa mengenal listrik bukan hanya dari sisi penggunaannya, tetapi juga memahami keselamatan, perkembangan Electrifying Lifestyle, serta kemudahan layanan PLN melalui PLN Mobile,” kata Didik.

Melalui materi Electrifying Lifestyle, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan energi listrik untuk menunjang berbagai aktivitas dan perkembangan teknologi. 

Sementara itu, aplikasi PLN Mobile dikenalkan sebagai kanal untuk membeli token, membayar tagihan, mengajukan layanan, hingga menyampaikan pengaduan.

Didik berharap, para pelajar tidak hanya menerapkan pengetahuan tersebut untuk diri sendiri, tetapi juga menyampaikannya kepada orang-orang di sekitar mereka.

“Harapannya, pengetahuan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy menilai keterlibatan pelajar dapat membantu memperluas pemahaman mengenai keselamatan listrik hingga ke lingkungan keluarga. 

Ia berharap materi yang diperoleh di sekolah tetap diterapkan setelah siswa kembali ke rumah.

“Manfaat edukasi ini diharapkan terus berlanjut saat siswa kembali ke rumah. Ketika mereka memahami penggunaan listrik yang aman dan ikut mengingatkan orang-orang terdekat, pengetahuan dari sekolah dapat membantu membangun kebiasaan yang lebih baik di tengah masyarakat,” ujar Tonny.

Tonny juga menekankan pentingnya pemahaman layanan digital agar generasi muda dapat membantu keluarga mengakses kebutuhan layanan kelistrikan.

“Kami ingin generasi muda semakin cerdas memanfaatkan listrik dan mengenali layanan yang tersedia. Melalui PLN Mobile, mereka juga dapat membantu keluarga mengakses layanan kelistrikan dengan lebih mudah,” tambahnya.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill