Connect With Us

Siswi SMK Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelap

| Senin, 18 Maret 2013 | 18:35

Siswi SMK dengan kekasihnya yang mengubur bayi hasil hubungan gelapnya. (tangerangnews / rangga)

 

TANGERANG-Siswi kelas 2 SMK di Cikupa, Siti Mutianingsih, 15, dan kekasihnya, Saripudin, 19, diamankan Petugas Polresta Tangerang karena mengubur bayi hasil hubungan gelap mereka. Hal itu dilakukan karena mereka takut diketahui orangtua mereka.
 
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo mengatakan, kedua tersangka yang tinggal di Kampung Pabuaran, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang ini sudah menjalani hubungan selama dua tahun. Mereka kerap melakukan hubungan suami istri hingga Siti pun hamil.
 
“Saripudin berjanji akan menikahi Siti jika nanti hamil. Karenanya  Siti mau melakukan hubungan intim. Namun ketika hamil, Siti tidak memberitahukannya kepada Saripudin,” ujarnya, Senin (18/3).
 
Ketika usia kandungan tujuh bulan, Siti melahirkan di rumahnya saat sedang sepi, pada 8 Maret 2013, pukul 16.00 WIB. Proses kelahiran itu tidak dibantu bidan, sehingga bayinya langsung meninggal Kemudian Siti memberitahukan kelahiran bayi itu kepada kekasihnya.
 
“Atas saran tersangka Saripudin, Siti disuruh mengubur bayinya di belakang rumah pada Sabtu 9 Maret 2013. Siti lalu mengambil pacul dan menggali lubang di tanah, kemudian bayinya dibungkus plastik putih dan dikubur pukul 13.00 WIB,” tambah Kapolres.
 
Kapolres mengatakan, peristiwa itu diketahui oleh tetangga Siti yakni Kristina dan Ujo. Ketika melintas di TKP, mereka menginjak tahan tempat bayi itu dikubur. “Tanah itu amblas saat diinjak. Karena curiga, mereka langsung menggalinya dan akhirnya menemukan mayat bayi tersangka. Lalu mereka melaporkan ke polisi,” paparnya.
 
Menurut Kapolres, tersangka Saripudin dijerat Pasal 81 ayat 2 UU no 23/2002 tentang perlindungan anak, karena menyetubuhi Siti yang masih dibawah umur. Sementara Siti dijerat Pasal 341 KUHP tentang pembunuhan anak yang dilahirkannnya. “Ancaman kedua Pasal itu diatas lima tahun penjara,” tukasnya.(RAZ)
 
TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill