Connect With Us

Pembebasan Lahan Tol Kunciran-Bandara Masih Alot

| Senin, 10 Juni 2013 | 17:30

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kota Tangerang Yayan Sofyan ( / )

 
 
 
TANGERANG-Proyek Pembangunan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II, rute Kunciran - Bandara Soekarno Hatta hingga saat ini masih terkendala pembebasan lahan warga yang dilewati jalur Tol tersebut. Harga lahan yang ditawarkan pemerintah tidak disetujui oleh warga.
 
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yayan Sofyan mengatakan, persoalan pembebasan lahan masih alot diharga tanah. Tim independen dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) menawarkan harga sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Namun, warga menawar dengan harga tinggi.
 
“Ini memang masih menjadi kenadala. Warga maunya tinggi, tapi Pemerintah tidak boleh membayar melebihi atau kurang dari NJOP, nanti melanggar aturan,” katanya.
 
 Yayan mengatakan, kisaran harga yang diminta warga antara Rp 1 juta hingga Rp 6 juta per meter persegi. Sementara untuk harga berdasarkan NJOP, menurutnya variatif. Namun terkait anggaran yang digelontorkan Pemerintah Pusat untuk pembebasan lahan, Yayan mengaku tidak mengetahuinya. “Ada hitungannya, apa tanah itu di pinggir jalan atau ada bangunannya. Itu tim apresial yang menilai dan anggarannya dari pusat,” ujarnya.
 
 Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang sebagai fasilitator terus melakukan upaya agar pembebasan lahan segera terselsasikan dengan mengerahkan camat dan lurah  guna memberikan sosialisasi kepada warga terkait proyek pembangunan Tol JORR II. “Namun untuk kesepakatan harga, tetap harus berdasarkan hasil musyawarah antara warga dan tim apresial,” ujarnya.
 
Yayan menyebutkan, Tol JORR II ini rencananya akan melintasi sejumlah wilayah seperti Kecamatan Kunciran, Cluster Navara di Modern Land, Kelurahan Batu Jaya, Keluraha Belendung hingga ke Kecamatan Benda. “Ada sekitar empat kecamatan yang dilalui yakni Pinang, Cipondoh, Batu Ceper, dan Benda,” paparnya.(RAZ)
 
WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill