Connect With Us

Pemberian ASI Eksklusif Masih Sangat Memprihatinkan

| Rabu, 12 Agustus 2009 | 19:27

TANGERANGNEWS- Walikota Tangerang H. Wahidin Halim meminta kaum ibu yag memiliki bayi agar memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif. Dengan harapan agar bayi lebih sehat, memiliki Intellegence Quotient (IQ) yang tinggi, Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ) lebih baik, sehingga menjadikan mereka anak yang sholeh dan sholehah. Hal tersebut dikatakan Walikota dihadapan para bidan dan kader posyandu saat membuka Launching Bidan Delima IBI Kota Tangerang dan Seminar Kader Posyandu dalam rangka HUT IBI ke-58, bertempat di ruang Al-Amanah, Rabu (12/8). Sosialisasi hidup sehat hendaknya dilakukan secara terus menerus sehingga seluruh masyarakat termasuk kaum ibu sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, baik kesehatan diri sendiri maupun kesehatan lingkungan. Salah satu hal yang perlu terus disosialisasikan adalah pemberian ASI kepada bayi usia menyusui agar tercipta bayi yang sehat. Oleh karena itu, pemberian ASI secara eksklusif sangat mendukung tumbuh kembang bayi lebih optimal. Sayangnya, pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih sangat memprihatinkan. “Akibat dari pemberian ASI dan pemberian makanan tambahan yang salah, masih banyak balita di Indonesia menderita kurang gizi dan bahkan menderita gizi buruk,” ujar Wahidin Untuk itu, Walikota sangat mengapresiasi peran serta para kader posyandu dalam rangka membantu mensukseskan program kesehatan pemerintah. “Apalagi saat ini Pemkot sedang menggalakan pembangunan posyandu dengan program “1000 posyandu” yang rencananya akan dibangun diseluruh wilayah Kota Tangerang.” ujarnya.(Dedi) 9hh
NASIONAL
Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:59

Proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP masih berlangsung hingga 28 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:45

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill