Connect With Us

Jembatan 'Eretan' Belum Juga Dibangun

Ades | Selasa, 22 Oktober 2013 | 18:28

Tampak Jembatan Kedaung yang Belum Dibangun Juga (Ades / TangerangNews)


TANGERANG-Pembangunan Jembatan Kedaung Baru, di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang dikenal dengan sebutan eretan Tangga Abu belum  terlaksana dibangun  karena terkendala pembebasan empat unit rumah yang ada di bantaran Kali Cisadane.

Salah satu pemilik rumah tersebut, Diding, 46, warga RT 2/1, Kelurahan Kedaung Baru, Kota Tangerang mengatakan,  bahwa dirinya tidak menghambat pembangunan jembatan Kedaung Baru. Hanya saja dia menginginkan harga penggantian lahan dan bangunan yang pantas.

"Saya sangat mendukung pembangunan jembatan ini, kalau ada yang bilang saya menghalang halangi, itu salah. Hanya saja, saya dan teman-teman menginginkan harga yang sepantasnya untuk penggantian bangunan. Karena sekarang harga bahan bangunan sangatlah mahal," katanya, Selasa (22/10).

Menurutnya, dia mendapat penggantian harga dari pemerintah sebesar Rp 7 juta tiap rumahnya. Namun dia menolak karena tidak bisa mendapat pengganti rumahnya.

"Maka dari itu saya meminta kepada pemerintah dan pemborong untuk dinaikan dari harga Rp 7 juta menjadi harga yang sepantasnya," katanya.

Sementara Marsudi, Sekretaris Kelurahan Kedaung Baru mengatakan,  bahwa sebelumnya warga sudah mendapat sosilisasi oleh pihak Kelurahan, PU , Bina Marga, Pemprov Banten dan kontraktor.

Namun,  dalam pertemuan yang ketiga, tetap tidak menemukan kata sepakat , lantaran warga menginginkan harga ganti rugi di atas Rp 10 juta.


"Mengingat tanah tersebut tanah garapan, memang pihak pemerintah dalam hal ini mengganti dengan harga kerohiman, bukan harga tanah ataupun bangunan. Jadi ini agak sulit untuk kata mufakat. Tapi insya Allah akan ada titik temu karena akan dilakukan pertemuan kembali pihak terkait dengan warga," katanya.

 
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill