Connect With Us

Jokowi Diundang Lihat Kondisi Cisadane

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 22 Januari 2014 | 19:26

Rano, Arief dan Zaki (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Gubernur DKI Jakarta Jokowi diundang kepala daerah Tangerang, yakni Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk datang ke Tangerang melihat kondisi Sungai Cisadane saat ini.

 Hal itu menurut Zaki Iskandar setidaknya bisa membuat Jokowi mengerti kenapa Tangerang menolak proyek pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane. Hal itu dikatakan Zaki saat ditanya wartawan terkait rencana Jokowi yang akan melobi kedua kepala daerah di Tangerang itu.  

"Ya, saya akan undang Jokowi  untuk melihat kondisi Cisadane saat ini, " kata Zaki, Rabu (22/01). Namun, dia memastikan  apapun lobi yang akan dilancarkan Jokowi tidak akan membuat pendiriannya berubah dalam menolak rencana pembangunan sodetan tersebut.

Sedangkan  Arief  berbicara tentang teknis dalam menolak proyek tersebut. "Sudah saya bilang berkali-kali, sedimentasi Sungai Cisadane sudah cukup tinggi, saya sudah minta untuk dinormalisasi," tegasnya.
 
 
BANDARA
WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 | 16:12

Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill