Connect With Us

Jokowi Diundang Lihat Kondisi Cisadane

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 22 Januari 2014 | 19:26

Rano, Arief dan Zaki (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Gubernur DKI Jakarta Jokowi diundang kepala daerah Tangerang, yakni Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk datang ke Tangerang melihat kondisi Sungai Cisadane saat ini.

 Hal itu menurut Zaki Iskandar setidaknya bisa membuat Jokowi mengerti kenapa Tangerang menolak proyek pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane. Hal itu dikatakan Zaki saat ditanya wartawan terkait rencana Jokowi yang akan melobi kedua kepala daerah di Tangerang itu.  

"Ya, saya akan undang Jokowi  untuk melihat kondisi Cisadane saat ini, " kata Zaki, Rabu (22/01). Namun, dia memastikan  apapun lobi yang akan dilancarkan Jokowi tidak akan membuat pendiriannya berubah dalam menolak rencana pembangunan sodetan tersebut.

Sedangkan  Arief  berbicara tentang teknis dalam menolak proyek tersebut. "Sudah saya bilang berkali-kali, sedimentasi Sungai Cisadane sudah cukup tinggi, saya sudah minta untuk dinormalisasi," tegasnya.
 
 
SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill