Connect With Us

Jokowi Diundang Lihat Kondisi Cisadane

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 22 Januari 2014 | 19:26

Rano, Arief dan Zaki (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Gubernur DKI Jakarta Jokowi diundang kepala daerah Tangerang, yakni Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk datang ke Tangerang melihat kondisi Sungai Cisadane saat ini.

 Hal itu menurut Zaki Iskandar setidaknya bisa membuat Jokowi mengerti kenapa Tangerang menolak proyek pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane. Hal itu dikatakan Zaki saat ditanya wartawan terkait rencana Jokowi yang akan melobi kedua kepala daerah di Tangerang itu.  

"Ya, saya akan undang Jokowi  untuk melihat kondisi Cisadane saat ini, " kata Zaki, Rabu (22/01). Namun, dia memastikan  apapun lobi yang akan dilancarkan Jokowi tidak akan membuat pendiriannya berubah dalam menolak rencana pembangunan sodetan tersebut.

Sedangkan  Arief  berbicara tentang teknis dalam menolak proyek tersebut. "Sudah saya bilang berkali-kali, sedimentasi Sungai Cisadane sudah cukup tinggi, saya sudah minta untuk dinormalisasi," tegasnya.
 
 
KOTA TANGERANG
Tiba-tiba Ceburkan Diri ke Sungai Cisadane, BPBD Evakuasi Pria di Pintu Air 10 Tangerang

Tiba-tiba Ceburkan Diri ke Sungai Cisadane, BPBD Evakuasi Pria di Pintu Air 10 Tangerang

Selasa, 4 Agustus 2026 | 19:09

Warga di sekitar kawasan Pintu Air 10, Kota Tangerang, dikejutkan oleh aksi seorang pria yang nekat menceburkan diri ke aliran Sungai Cisadane, Selasa 4 Agustus 2026, sore.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill