Connect With Us

Jokowi: Yang diperlukan Cisadane bukan Sodetan, tapi Normalisasi

Dira Derby | Sabtu, 25 Januari 2014 | 11:50

Saat Jokowi bertandang ke Kota Tangerang untuk melihat langsung kondisi Bendungan Pintu Air 10 (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Gubernur DKI Jakarta Jokowi menyatakan, setelah dirinya melihat langsung dan mendengar penjelasan dari Arief R Wismansyah Wali Kota Tangerang, Zaki Iskandar Bupati Tangerang, Rano Karno Wakil Gubernur Banten dan anggota DPD RI Achmad Subadri bahwa Cisadane tidak memerlukan sodetan.

"Setelah kita datang ke lapangan. Jelas sekali banjir itu sudah sampai meluap ke sisi sungai. Kalau ada sodetan akan menjadi masalah. Sehingga yang diperlukan untuk Cisadane ya normalisasi, bukan sodetan," ujarnya, sesuai meminta penjelasan dua kepala daerah di Banten.

Namun, kata Jokowi, dirinya perlu menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa atau tidak berwenang untuk melakukan normalisasi. "Dan, normalisasi bukan kewenangan Gubernur DKI, tetapi Kementerian PU dalam hal ini pemerintah pusat. Buat saya, kalau memang tidak bisa, ya jangan dipaksakan membangun sodetan," ujarnya.

Sebelum bertolak dari Tangerang, Jokowi yang disalami terus menerus  oleh warga Tangerang menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada warga Kota Tangerang. "Saya ucapkan terima kasih kepada warga Tangerang. Terutama kepada Pak Arief, Pak Zaki, Pak Rano. Ini penjelasan yang tepat dan amat jelas sekali," terangnya.

Sedangkan Arief setelah mempersentasikan titik banjir di depan Jokowi mengaku, pihaknya berharap adanya sinergi antara Pemerintah DKI Jakarta dengan kota penyangga. "Kedepan diharapkan ada sinergi yang lebih baik," ujarnya.

 
PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill