Connect With Us

Wali Kota Tangerang Minta Penyelesaian Tol Kunciran-Cengkareng Dipercepat

Dira Derby | Kamis, 13 Februari 2014 | 17:03

Wali Kota Tangerang Arief dan Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Tangerang Karsidi seusai membuka Jembatan Pintu Air 10 (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mendesak kepada pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran terutama pelaksana proyek tersebut untuk segera melakukan percepatan penyelesaian pembangunan tol.
 
Sebab,  Arief menilai pembangunan tol tersebut bisa mengurai kemacetan yang terjadi di Kota Tangerang, terutama jalan yang menuju Bandara.
 
Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat Rapat Koordinasi dengan PT Marga Kunciran Cengkareng selaku pelaksana proyek Tol  Cengkareng-Batuceper-Kunciran, di Ruang Rapat Wali Kota, kemarin.
 
“Apalagi  jalan tol inikan menjadi lintasan alternatif menuju Bandara Soekarno Hatta-Tanjung Priok,” paparnya.
 
Dikatakannya, progres pembangunan proyek tersebut masih terkendala pada pembebasan lahan. Untuk diketahui, sampai saat ini baru dibebaskan 4, 8% dari total 122 ha tanah yang harus dibebaskan.
 
“Terkait dengan adanya lahan pemda atau lahan fasos fasum yang terkena pembebasan, kami akan bantu percepat pengurusannya, asalkan sesuai aturan,”tegasnya.  

Perlu diketahui,  jalan tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran yang nantinya akan menghubungkan ke Bandara Soekarno-Hatta itu  akan melintasi 12 kelurahan di lima kecamatan di Kota Tangerang.
 
Di jalan bebas hambatan sepanjang 14,1 kilometer itu, terdapat 2.500 bidang tanah dengan luas 122 hektar yang mesti dibebaskan.
 
“Saya harapkan segera dilakukan percepatan pembangunan, kalau bisa dahulukan pembangunan bandara junctionnya, agar kemacetan yang terjadi di Kota Tangerang bisa berkurang,” harap Wali Kota seraya menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi di Kota Tangerang sebagian besar disebabkan oleh arus kendaraan yang menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, apalagi kalau pintu M1 ditutup.
 
Arief juga mengharapkan agar dengan selesainya pembangunan jalan tol tersebut bisa membuka pertumbuhan pusat-pusat bisnis baru yang nantinya bisa menyerap tenaga-tenaga kerja dari Kota Tangerang.
Sementara itu, Direktur PT Marga Kunciran Cengkareng Saut Parlindungan Simatupang mengaku optimistis dengan pembangunan jalan tol Kunciran-Cengkareng, Bandara Soekarno -Hatta dapat segera dilakukan. Sebab, pembebasan lahan diperkirakan akan rampung pada akhir tahun 2014.
 
Dan pengerjaan konstruksinya akan dilaksanakan pada awal 2015 sampai kwartal terakhir tahun 2016. Sehingga pada awal tahun 2017 jalan tol tersebut bisa segera beroperasi.
TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill