Connect With Us

Polres Tangerang Sayangkan Penembakan Anggotanya

Dira Derby | Senin, 17 Februari 2014 | 17:35

Briptu Lasmidi saat dalam perawatan sesusai ditembak (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Pihak kepolisian Polres Metro Tangerang menyayangkan aksi main tembak terhadap seorang anggotanya yang dilakukan anggota Buser Polresta Tangerang (Polres Tigaraksa) Kabupaten Tangerang pada  Sabtu (17/2) lalu.


Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan, tidak ada koordinasi anggota Polresta Tangerang kepada satuannya untuk melintas wilayah dalam hal pengejaran pelaku tindak kejahatan sehingga terjadi baku tembak.

“Tidak ada laporan apalagi izin.  Alasan mereka karena situasional. Nah, kalau begitu paling tidak atasan mereka yang koordinasi dengan kami,”kata Sutarmo, Senin (17/02).  

Dia mengatakan,  jika ada koordinasi lebih dulu dalam situasi apa pun, mungkin peristiwa baku tembak antar anggota tak terjadi.

“Ini berakibat fatal. Dari sisi penanganan kejahatan, kedua belah pihak sudah benar. Anggota kami bereaksi cepat setelah mendapat laporan bahwa dalam angkutan kota yang sedang melintas ada pelaku perampasan handphone dengan bersenjata api,”ujar Sutarmo.

Dia juga menduga, kemungkinan anggota Polres Tigaraksa juga tidak mau kecolongan,  setelah melihat seseorang dengan senjata api disangka pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sedang diincarnya.
“Tapi dari sisi SOP ( standart operating procedure) itu yang masih di dalami penyidik di Propam (Profesi dan Pengaman Internal) Polda Metro Jaya,”kata Sutarmo. 
AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill