Connect With Us

RSUD Kota Tangerang Belum Bisa Layani Penyakit Kronis

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 Maret 2014 | 16:42

Peresmian RSUD Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG- RSUD Kota Tangerang yang telah dibuka hari masih memiliki kekurangan. Meski memiliki 17 poli spesialis, rumah sakit tanpa kelas tersebut bekun bisa melayani penyakit kronis seperti kangker atau tumor ganas.

"Belum bisa melayani penyakit kronis, tahun ini kekuranganya akan kita tambah, jadi bertahap," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah usia meresmikan RSUD, Senin (10/3).

Arief juga menilai sejumlah sarana dan prasarana masih kurang, seperti alat cuci darah dan ruang ICU. Alat-alat tersebut akan ditambah pada tahun anggaran 2014.

"Alat cuci darah baru ada empat unit, rencananya akan ditambah jadi tujuh unit, ruang ICU juga kurang. Nanti kita tambah biar pelayanan bisa optimal," tukasnya.

Meski demikian, Direktur RSUD Kota Tangerang Ati Pramudji mengatakan, rumah sakit tersebut masih memiliki beberapa keunggulan di banding rumah sakit lain. Seperti alat CT Scan 64 slice, dimana di Provinsi Banten, alat tersebut baru dimiliki RSUD Kota Tangerang.

"Alat ini generasi terbaru dan lebih canggih. Alat ini lebih sensitif mendiagnosa penyakit sehingga hasilnya lebih cepat dan tepat," ujarnya.

Pembangunan RSUD Kota Tangerang menghabiskan anggaran Rp700 miliar untuk infraatruktur dan alat medis. Sementara untuk anggaran operasional RSUD sendiri, Pemkot Tangerang mengucurkan dana sebanyak Rp200 miliar dari APBD 2014.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan gratis warga Kota Tangerang melalui program multiguna tahun 2014, dana yang dialokasikan sebesar dana Rp130 miliar.
MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TANGSEL
Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill