Connect With Us

Pemkot Tangerang Gencarkan Perkebunan Vertikal

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 21 Maret 2014 | 18:13

Wali Kota Tangerang Arief memantapkan program Tangerang Berkebun (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Masih kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta lahan pertanian yang minim di Kota Tangerang, membuat pemerintah daerah setempat mencanangkan perkebunan vertikal (vertikultural).
Tujuannya agar  dapat diterapkan di pemukiman yang memiliki pekarangan sempit.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, Kota Tangerang yang memiliki luas 188 Km persegi masih kekurangan RTH, yakni hanya 11 persen. Untuk mencapai target 30 persen RTH sesuai amanat undang-undang, Pemkot Tangerang mencoba mendorong masyarakat mengoptimalkan lahan kosong menjadi perkebunan.

"Perkebunan ini biasa menjadi solusi alternatif, namun karena lahan pertanian bisa dikatakan hampir tidak ada, perkebunannya dibuat dengan konsep vertikultural. Jadi masyarakat bisa konsen memanfaatkan lahan terbatas," katanya usai mencanangkan program Tangerang berkebun di Komplek Mabes Polri, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Jumat (21/3).

Menurut Arief, selain menambah RTH, perkebunan tersebut juga bisa mengurangi angka pengangguran, karena yang ditanam diperkebunan vertikal merupakan jenis tanaman holtikultura organik dan tanaman hias yang memiliki nilai ekonomis.

"Tiap satu lokasi perkebunan akan membutihkan tenaga kelompok tani yang berjumlah lima orang, belum lagi tenaga untuk packaging. Ini juga bisa membangun ketahanan pangan. Pemkot akan membantu bibit dan pupuknya," ujar Arief.

Dia berharap agar program ini tak hanya dilakukan di 13 Kecamatan Kota Tangerang, tapi di tiap Rukun Warga (RW). Pijaknya menargetkan pohon dan sayuran yang ditanam di perkebunan vertikal tersebut bisa mencapai 5000 per tahun.

"Dan ditargetkan 30 peraen RTH Kota Tangerang akan tercapai dalam waktu 5 tahun," pungkas Arief.
Sementra Kepala Dinas Pertanian Iis Aisyah Rodiyah mengatakan, lahan pertanian di Kota Tangerang hanya 5 persen atau sekitar 731 hektare, yang berupa tanaman padi dan sayuran. Pihaknya menyadari jika alih fungsi lahan tidak bisa dihindari, sehingga mengerakan anggota tani untuk mencanangkan program tersebut.

"Kita punya visi untuk mewujudkan pertanian perkotaan yang berdaya saing. Saat ini ada 50 anggota wanita tani yang mengolah lahan kosong menjadi perkebunan dan mengolah hasil perikanan dan ternak," ujarnya.

Disebutkan Iis, tiap wilayah kecamatan memiliki potensi perkebunan, namun berbeda komoditas. Untuk Kecamatan Karang Tengah, Ciledug, Larangan, Pinang dan Cipondoh potensial untuk tanaman hias, sedangkan Kecamatan Neglasari dan Periuk untuk tanaman padi dan holtikultura.
KAB. TANGERANG
Terindikasi Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Kena Penangguhan

Terindikasi Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Kena Penangguhan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:54

Kementerian Sosial (Kemensos) menangguhkan sebanyak 1,4 juta penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang terindikasi bermain judi online (judol). Dari jumlah tersebut ratusan di antaranya berasal dari Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Pembunuh Wanita Muda di Kontrakan Jurumudi Terungkap, Pelaku Mabuk Perkosa Korban Sebelum Tewas

Pembunuh Wanita Muda di Kontrakan Jurumudi Terungkap, Pelaku Mabuk Perkosa Korban Sebelum Tewas

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:21

Kasus wanita muda berinisial SNA, 21, yang ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada Selasa 11 Agustus 2026, akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill