Connect With Us

Jelang Ramadhan, Dinkes Tangerang Bentuk Tim Inspeksi Makanan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 4 Juni 2014 | 16:30

ARW Wali Kota Tangerang saat melihat pasar tradisional di Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Menjelang bulan ramadhan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang telah mempersiapkan tim Disrict Food Inspector atau tim inspeksi makanan untuk mengantisipasi peredaran bahan makanan yang mengandung bahan pengawet dan kedaluarsa.
 
Kepala Dinkes Kota Tangerang Roostiwie mengatakan, pembentukan tim inspeksi makanan tersebut dalam rangka memberikan perlindungan konsumen atas makanan dan minuman yang dikonsumsinya.
 
Apalagi menjelang bulan puasa, bahan kimia berbahaya kerap dipakai pedagang sebagai tambahan pangan demi meraup keuntungan.
 
"Ada 35 anggota yang terdiri dari pegawai Dinkes dan puskesmas. Sebenarnya inspeksi makanan merupakan kegiatan rutin, tapi menjelang Ramadhan, kegiatan akan lebih ditingkatkan," katanya, Rabu (4/6).
 
Menurut Roostiwie, bahan-bahan kimia seperti pewarna dan bahan pengawet tergolong bahan tambahan pangan yang sering disalahgunakan pemakaiannya sehingga membahayakan konsumen.
 
"Untuk itu perlu dilakukan pengawasan karena keamanan dan mutu makanan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, industri makanan dan juga konsumen. Sesuai dengan amanat UU No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan," ujarnya.
 
Roostiwie menambahkan, para tim inspeksi ini sebelumnya telah diberi pembekalan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang. Hal tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai bahan tambahan pangan yang dilarang, kemampuan dan keahlian dalam melakukan prosedur pengawasan makanan dan minuman serta proses pendindakan yang dilakukan.
 
"Nantinya mereka bertugas memeriksa makanan di pasar tradisional yang sering dikonsumsi masyarakat. Kalau untuk pasar swalayan itu kewenangan BPOM. Jika ditemukan ada makanan yang mengandung bahan berbahaya, kita berikan pemahaman kepada para pedagang dan melarangnya kembali menjual," papar Roostiwie.
 
 
KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill