Connect With Us

Pasar Tanah Tinggi Dijaga Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 16 September 2014 | 14:49

Puluhan aparat kepolisian dari Polsek Tangerang, Kota Tangerang berjaga di Pasar Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, pasca bentrokan antar kelompok. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Puluhan aparat kepolisian dari Polsek Tangerang, Kota Tangerang berjaga di Pasar Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, pasca bentrokan antar kelompok yang menewaskan satu orang karena berebut lahan parkir.

"Kita siagakan puluhan anggota yang berseragam dan pakaian bebas untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Kapolsek Tangerang Kompol Bambang Gunawan, Selasa (16/9).

Menurutnya, pasca peristiwa bentrokan tersebut, beredar informasi bahwa salah satu kelompok akan melakukan sweeping ke Pasar Tanah Tinggi, sehingga pihaknya langsung melakukan penjagaan ketat.

"Jangan sampai terjadi bentrokan susulan. Kita jaga supaya tetap kondusif dan kegiatan ekonomi di Pasar Tanah Tinggi tidak terganggu," pungkas Bambang.

Seperti diketahui, aksi tawuran antar  warga di Pasar Induk Tanah Tinggi terjadi, Selasa (16/9), pukul 00.55 WIB. Akibat peristiwa tersebut, salah seorang warga setempat menjadi korban dan harus menghembuskan nafas terakhirnya.

Korban diketahui bernama Syaiful Annur alias Ipunk warga Jalan Muhajirin, Tanah Tinggi, yang berprofesi sebagau tukang parkir. Korban tewas karena luka bacokan di kepala dan punggung.

Bentrokan sendiri diduga dipicu rebutan lahan parkir antar dua kelompok. Sebanyak tujuh orang yang terlibat bentrokan tersebut diamankan polisi.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill