Connect With Us

Buruh Tuntut KHL Rp3,7 juta, Wali Kota Tunggu Pembahasan DPK

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 Oktober 2014 | 17:27

Ratusan buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) melakukan aksi demo di depan kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Senin (27/10). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Terkait tuntutan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kota Tangerang tahun 2015 sebesar Rp. 3,7 juta oleh buruh, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku akan menunggu dulu hasil pembahasan Dewan Pengupahan Kota (DPK).
 
“Kan belum dibahas, kita juga belum dengar pendapat Apindo. Jadi kita tunggu saja nanti,” kata Arief, Senin (27/10).
 
Menurutnya, untuk memutuskan angka KHL yang merupakan dasar penentuan Upah Minimum Kota (UMK) itu masih ada waktu hingga pertengahan bulan November 2014. Angka tersebut akan diputuskan oleh DPK yang terdiri dari serikat pekerja, perwakilan pengusaha, pemkot yang diwakili Dinas Tenaga Kerja.
 
“Sekarang kan masih bulan Oktober, tunggu saja hasilnya seperti apa,” ujar Arief.
 
Seperti diketahui, ratusan buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak menuntut pemerintah penetapan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 2015 sebesar Rp 3.770.690 per bulan.
 
Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi demo di depan kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Senin (27/10) siang tadi.
 
Angka KHL 2015 tersebut berdasarkan perhitungan Upah Minimun Kota (UMK) 2014 sebesar Rp 2.444.301 ditambah komponen survey sebesar Rp 1.326.389 atau 54,3%.
 
Adapun rincian Rp 1,3 juta tersebut adalah Inflasi Progresif Rp 207.765 (8,5%), Pertumbuhan Ekonomi  Rp107.549 (4,4%), Insentif Perumahan Rp 200.000 (8%), Insentif Transport Rp 200.000 (8%), Insentif Sosial Rp 122.215 (5%) dan Insentif Kenaikan Harga BBM Rp 488.860 (20%).
 
 
MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

HIBURAN
Gelar Saturdate Pound, Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Seru Berbalut Olahraga hingga Wisata Kuliner

Gelar Saturdate Pound, Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Seru Berbalut Olahraga hingga Wisata Kuliner

Senin, 22 Juni 2026 | 14:03

Paramount Petals kembali menghadirkan beragam aktivitas akhir pekan yang dapat dinikmati seluruh keluarga melalui rangkaian kegiatan olahraga, hiburan, dan kuliner.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill