Connect With Us

Call Center Palsu Pasang Penghalang Kartu ATM BNI

| Rabu, 30 September 2009 | 17:31

TANGERANGNEWS-Komplotan petugas call center palsu dari Bank Negara Indonesia (BNI) memasangi penghalang kartu mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mencegah kartu itu keluar, yang seakan-akan tertelan mesin ATM karena mengalami kerusakan (error). Sebanyak 35 orang mengaku, mengalami kerugian rata-rata Rp30-Rp70 juta. Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto mengatakan, komplotan itu berjumlah empat orang. Dari empat orang pelaku, tiga diantaranya berhasil dibekuk. Sedangkan otak pelaku masih dalam pengejaran polisi. "Modus mereka adalah mengganjal card reader atau mulut lubang untuk mamasukan kartu, baik dengan plastik ataupun dengan korek api,” ujar Budhi di depan ruang Satuan Reskrim siang ini. Secara rinci Budhi mengatakan, lubang mulut pada ATM BNI itu dipasangi plastik atau kayu korek api dengan harapan ketika korban selesai bertransaksi kartu ATM itu tidak keluar. Sebelumnya komplotan ini memasang semacam kertas pengumuman yang dipasang di dekat ATM, dengan bertuliskan informasi dan keluhan ATM. Kami sarankan kepada pihak nasabah bank bila mana ada keluhan di mesin ATM segera hubungi call center kami di 021 50278999. “Padahal itu palsu,” katanya. (dira)
HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill