Connect With Us

192 ribu RTS di Kota dan Kabupaten Tangerang Terima Dana PSKS

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 April 2015 | 19:47

Tampak Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berbincang dengan para Warga yg sedang mengantre untuk menerima pencairan dana PSKS (Program Simpanan Keluarga Sejahtera) (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)

TANGERANG-Sebanyak 192 ribu RTS (Rumah Tangga Sasaran) di Kota dan Kabupaten Tangerang mulai menerima  pencairan dana PSKS (Program Simpanan Keluarga Sejahtera) yang merupakan program pemerintah pusat sebagai kompensasi  atas kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Kantor Pos Tangerang Asep Supriadi mengatakan pembagian PSKS dilakukan per triwulan. Untuk triwulan pertama, dilaksanakan mulai  tanggal 11 April - 26 April 2015. Dana dapat diambil warga di 12 titik, termasuk Kantor Pos Tangerang, Kantor Pos Ciledug dan Tiga Raksa.

“Besaran dananya Rp200 ribu per bulan. Jadi tiap triwulan, RTS menerima Rp600 ribu, sementara untuk surat-suratnya kami sudah berkoordinasi kepada Pemerintah Daerah supaya di koordinasikan kepada warganya agar datang sesuai Jadwal yang telah ditentukan, seperti di kantor Desa atau Kantor Kecamatan,"ujarnya. Selasa (14/4).

Menurutnya, dalam pencairan PSKS di Kota Tangerang, tiap harinya dilakukan di dua Kecamatan, karena minimnya petugas yang ada di kantor pos. "Petugas cuma ada 20, kami siapkan terbagi di loket verifikasi dan loket pembayaran. Sedangkan untuk hari ini, pencairan dilakukan di kecamatan Karawaci dengan jumlah RTS sebanyak 4839 orang," paparnya.

Royani, warga Kampung Kandang Kambing, RT 03/12, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci mengaku bahwa awalnya dia tidak mengetahui adanya pembagian PSKS yang dilakukan oleh pemerintah pusat.  

"Saya tidak tahu. Saya tahunya dari tetangga aja. RT juga diam saja," katanya.

Dia mengaku senang mendapat bantuan, karena kenikan BBM membuat harga barang pokok semakin mahal. “Ya lumayan buat memenuhi kebutuhan. Sembako naik semua harganya,” papar Royani

Namun pembagian PSKS ini kerap menyebabkan antrian panjang karena banyaknya warga yang ingin mencairkan dananya. Karena itu Pemerintah Kota Tangerang akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaan pembagian dana PSKS tersebut.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan bahwa pemerintah pusat bisa melibatkan kelurahan atau Kecamatan dalam penyaluran bantuan agar warga tidak berdesak-desakan untuk mendapatkan bantuan tersebut.

 "Kasihan yang sudah tua, mungkin kedepannya di kantor kelurahan masing-masing untuk mencegah antrean," katanya.

 

KOTA TANGERANG
Cahaya Hati Cahaya Indonesia Digelar di Masjid Al-A'zhom, Maryono: ”Persiapan Ruhani Jelang Ramadan”

Cahaya Hati Cahaya Indonesia Digelar di Masjid Al-A'zhom, Maryono: ”Persiapan Ruhani Jelang Ramadan”

Senin, 16 Februari 2026 | 09:29

Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang, Minggu, 15 Februari 2026, malam, dalam kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Menguatkan Hati, Menguatkan Negeri”.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill