Connect With Us

Tangerang Marak Prostitusi, Wali Kota Minta Bantuan Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 April 2015 | 18:27

Pasangan Mesum Terjaring Razia di Hotel Merdeka (FER / TangerangNews)

 

TANGERANG-Terkait maraknya prostitusi terselebung di Kota Tangerang yang beberapa diantaranya berhasil di bongkar Satpol PP, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta kepada seluruh warga masyarakat agar bisa terus bersinergi dengan Satpol PP.

"Satpol PP harus terus berkoordinasi dengan RT/RW, selain tentunya masyarakat juga harus segera melaporkan bila ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya," kata Arief menjadi Pemimpin Upacara dalam Apel Peringatan Hari Jadi ke 65 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan hari jadi ke 53 Linmas Tahun 2015 tingkat Kota Tangerang di Lapangan Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Selasa (28/04).

Arief juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Satpol PP Kota Tangerang untuk terus rajin turun kelapangan melakukan pembinaan kepada masyarakat.

"Tidak terkecuali apakah warga Tangerang atau bukan, siapapun yang ada di Kota Tangerang harus kita layani," paparnya.

Arief bertekad bertekad untuk menjadikan tahun 2015 sebagai Tahun Ketertiban. Tahun dimana masyarakat sadar akan kebersihan dan ketertiban lingkungan sekitar.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah panti pijat refleksi yang terapisnya melayani hubungan intim di Kecamatan Neglasari. Selain itu juga sebuah kontrakan di Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh,  yang ditempat oleh PSK untuk melayani pria hidung belang.

Ada juga kontrakan yang disewakan pemiliknya untuk tempat mesum pasangan muda mudi di RT 07/04, Kelurahan Panunggangan utara, Kecamatan Pinang.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill