Connect With Us

Pembunuh Pedagang Pasar Tanah Tinggi Berhasil Dibekuk

| Senin, 12 Oktober 2009 | 18:10

TANGERANGNEWS-Misteri kematian Agus (33), pedagang kentang dan kol di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangertang yang ditemukan tewas di rumah kontarakannya di Kampung Gambiran RT 03/12, Gang Kikil, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, pada 19 September 2009 lalu terungkap. Pelaku pembunuhnya adalah tetangganya sendiri bernama Haris. Polisi membekuk tersangka di Jalan Galur Johar, Jakarta Pusat, Minggu (11/10) malam setelah buron selama hampir sebulan. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Metropolitan Tangerang, Komisaris Polisi (Kompol) Budhi Herdi Susianto, Senin (12/10), mengatakan, tersangka yang merupakan warga Desa Mekar Sari, RT 01/01, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, nekat membunuh lantaran tidak terima ditegur korban. "Tersangka menyetel TV dengan keras, namun korban si pemilik TV tak suka melihat tersangka Haris membunyikan suara TV keras-keras," ungkap Budhi. Terlebih, terang Budhi, tersangka makin tidak terima saat korban mengatakan kalau bayar sewa kontrakan juga sama-sama. Tersangka kemudian meninggalkan kontrakan Agus. Dan tak lama kemudian tersangka dengan membawa sebilah golok masuk ke dalam kontrakan korban melalui atap. "Melihat korban masih berada di dalam kontrakan, tersangka langsung menusuk goloknya ke leher hingga korban tewas seketika," tukas Budhi. Usai membunuh, Haris pun kabur ke Jalan Galur, Johar, Jakarta Pusat untuk menemui kawannya yang bernama Sodik. Tersangka pun mendatangi Sodik untuk meminjam uang dan juga meminta pekerjaan. Namun Sodik yang hanya berjualan gado-gado itu tidak dapat memberikan pinjaman kepada tersangka Haris. Akhirnya tersangka mencoba mencari pekerjaan sebagai kuli bangunan. Selama bekerja sebagai buruh bangungan dan menjadi buronan satu bulan, Haris berhasil dijemput oleh petugas di Jalan Galur Johar Jakarta Pusat, ketika sedang tidur. “Dalam kasus ini tersangka bisa dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman maksimal mati, “ tegas Budi. Dia juga menambahkan kalau penangkapan tersangka berdasarkan saksi yang mengatakan kalau tersangka Haris adalah orang yang terakhir bertemu dengan korban. “ Kami mengamankan satu buah golok yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban, “ pungkasnya.(rangga)
TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

TANGSEL
BINUS SCHOOL Serpong Hadirkan Ekskul Golf, Berpotensi Cetak Atlet hingga Dapat Beasiswa

BINUS SCHOOL Serpong Hadirkan Ekskul Golf, Berpotensi Cetak Atlet hingga Dapat Beasiswa

Rabu, 10 Juni 2026 | 22:44

Guna mewujudkan wadah pembentukan karakter anak sekaligus menyalurkan minat bakat siswa, BINUS SCHOOL Serpong resmi menghadirkan program ekstrakurikuler (ekskul) golf.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill