Connect With Us

Rupiah Melemah, 200 Buruh Pabrik Plastik Tangerang di PHK

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 September 2015 | 18:05

Para karyawan di PHK melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik yang berlokasi di Jalan Aster Raya, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batu Ceper, pada Senin (7/9) (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)


TANGERANG-Terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat kondisi perusahan di Kota Tangerang memburuk. Salah satu perusahaan produki kantong plastik, PT Klip Plastik, di Batu Ceper, Kota Tangerang, melakukan PHK terhadap ratusan karyawannya.

 
Para karyawan yang merasa tidak terima langsung melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik yang berlokasi di Jalan Aster Raya, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batu Ceper, pada Senin (7/9). Mereka juga memblokir jalan hingga lalu lintas kendaraan di kawasan industri tersebut mengalami lumpuh total.


Dalam aksi tersebut, para karyawan menuntut pihak perusahaan agar segera mempekerjakan kembali 200 karyawan yang di PHK oleh pihak perusahaan karena menolak aturan yang mengubah status karyawan tetap menjadi outsourcing. Hal itu diduga untuk efesiensi akibat melemahnya rupiah.#Buruh Tangerang

 
"Kami menyayangkan sikap managemen baru yang mengeluarkan kebijakan yang sangat merugikan karyawan lama, dengan menjadikannya karyawan outsourcing," kata koordinator aksi demo, Ramlan.

 
Menurut dia, sebayak 200 karyawan jelas menolak aturan tersebut karena banyak dari mereka yang telah bekerja selama puluhan tahun.

 
"Surat keputusan managemen sebelumnya menyatakan karyawan yang telah mengikuti masa training selama tiga bulan harus di angkat menjadi karyawan tetap. Tapi managemen sekarang, ingin mengubah aturan itu. Sehingga karyawan yang sudah bekerja selama bertahun-tahun dirugikan," jelasnya.

 
Ramlan menegaskan, aksi ini akan terus dilakukan sampai pihak managemen mengabulkan tuntutan para karyawan. "Kami tidak akan berhenti sampai tuntutan terpenuhi," ungkapnya.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill